Mulai Vaksinasi COVID, Perdana Menteri Kuwait Jadi yang Pertama Divaksin

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 25 Des 2020 05:51 WIB
kuwait
Foto: internet
Kuwait -

Kuwait memulai vaksinasi COVID-19. Perdana Menteri Kuwait, Sheikh Sabah Al-Khalid Al-Sabah menjadi orang yang pertama divaksin.

Dilansir dari AFP, vaksinasi itu dimulai pada Kamis (24/12) waktu setempat. Al-Khalid menjamin keamanan vaksin tersebut.

"Vaksin ini aman dan telah disetujui oleh banyak negara," ujar Sheikh Sabah Al-Khalid Al-Sabah, Jumat (25/12/2020).

Kuwait menggunakan vaksin dari perusahaan farmasi Amerika Serikat, Pfizer dan vaksin dari Jerman, BioNTech. Sebanyak 150 ribu dosis vaksin sudah diterima otoritas Kuwait sejak Rabu (23/12).

Pemerintah Kuwait mencatat ada 148 ribu kasus infeksi Corona dengan jumlah kematian mencapai 924 kasus.

Gerakan vaksinasi juga gencar dilakukan oleh negara tetangga Kuwait. Di Qatar, pemerintah setempat telah meluncurkan kampanye vaksinasi.

Sementara di Bahrain, pemerintah telah mendapatkan vaksin Pfizer-BioNTech serta menjalin kesepatan dengan perusahaan farmasi China, Sinopharm.

Lalu vaksinasi juga sudah dimulai di Uni Emirat Arab pada 14 Desember. Warga Abu Dhabi menggunakan vaksin Sinopharm, sementara warga Dubai menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech.

Kemudian, Arab Saudi juga memulai kampanye vaksin pada 17 Desember lalu. Diketahui, Arab Saudi menjadi negara yang terdampak paling parah di Semenanjung Arab dengan 360.000 kasus positif Corona serta 6.148 kasus kematian.

(isa/isa)