Maroko Pesan 65 Juta Dosis Vaksin COVID, Tenaga Kesehatan Prioritas

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 25 Des 2020 03:24 WIB
Punya Vaksin Sendiri, Cina Juga Pesan Vaksin BioNTech Seharga Rp 8,5 Triliun
ilustrasi (Foto: DW News)
Rabat -

Maroko memesan sebanyak 65 juta dosis vaksin COVID-19 dari perusahaan farmasi China dan Inggris. Vaksin itu yakni Sinopharm dan AstraZeneca.

"Persiapan telah mencapai tahap yang sangat maju," kata Menteri Kesehatan Marorko Khalid Ait Taleb dilansir dari AFP, Jumat (25/12/2020).

"Latihan yang mencakup semua tahap proses vaksinasi warga telah dilakukan," lanjut Khalid.

Maroko menargetkan 25 juta penduduk dapat divaksin sesegera mungkin. Namun, belum diketahui tanggal berapa vaksin tersebut akan tiba.

Vaksinasi diprioritaskan bagi tenaga kesehatan. Kemudian disusul warga yang bekerja di bidang pendidikan dan pihak keamanan.

Setelahnya, vaksinasi akan diberikan kepada seluruh warga. Raja Mohammed VI telah memutuskan bahwa vaksin akan diberikan secara gratis.

Diketahui, Maroko mencatat lebih dari 425.000 kasus virus Corona dan 7.130 kasus kematian. Pada Rabu (23/12) lalu, otoritas Maroko memberlakukan jam malam selama 3 minggu ke depan.

Jam operasional restoran dan toko-toko hanya sampai jam 8 malam. Bahkan di kota-kota besar seperti Casablanca, Marrakesh, Agadir dan Tangier, restoran tutup selama tiga minggu.

Pemerintah Maroko telah memperpanjang keadaan darurat kesehatan masyarakat hingga 10 Januari 2021.

(isa/isa)