Seoul Larang Pertemuan Lebih dari 4 Orang Selama Natal-Tahun Baru

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 21 Des 2020 15:17 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000
Jakarta -

Otoritas ibukota Korea Selatan, Seoul dan sekitarnya melarang pertemuan lebih dari empat orang selama liburan Natal dan Tahun Baru. Larangan ini diberlakukan karena negara itu mencatat jumlah kematian harian tertinggi dari COVID-19 pada hari Senin (21/12) ini.

Pemerintah nasional telah menolak seruan untuk memberlakukan lockdown (penguncian) nasional yang ketat. Namun, pemerintah Seoul, Provinsi Gyeonggi, dan kota Incheon memerintahkan pembatasan pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Aturan baru ini berlaku efektif mulai 23 Desember hingga 3 Januari 2021 mendatang.

"Kita tidak dapat mengatasi krisis saat ini tanpa mengurangi infeksi cluster yang menyebar melalui pertemuan pribadi dengan keluarga, teman dan kolega," tutur Pjs Wali Kota Seoul, Seo Jung-hyup pada sebuah briefing seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (21/12/2020).

"Ini adalah kesempatan terakhir untuk menghentikan penyebaran," imbuhnya.

Larangan pertemuan ini berlaku untuk semua acara di dalam dan luar ruangan, kecuali pemakaman dan pernikahan. Saat ini pertemuan lebih dari sembilan orang dilarang.

Dua kota dan provinsi itu dihuni oleh sekitar setengah dari 51 juta penduduk Korea Selatan.

Selanjutnya
Halaman
1 2