ADVERTISEMENT

Saudi Tutup Penerbangan Akibat Corona Jenis Baru, Nasib Jamaah Umroh?

Rosmha Widiyani - detikNews
Senin, 21 Des 2020 10:40 WIB
CLARIFIES THAT THE UMRAH PILGRIMAGE CAN BE UNDERTAKEN AT ANY TIME OF THE YEAR -- In this photo released by Saudi Ministry of Hajj and Umrah, Muslims practice social distancing while praying around the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque during the first day umrah pilgrimages were allowed to restart, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Sunday, Oct. 4, 2020. The umrah pilgrimage, or smaller pilgrimage, can be undertaken at any time of the year. A very small, limited number of people donning the white terrycloth garment symbolic of the Muslim pilgrimage circled Islams holiest site in Mecca on Sunday after Saudi Arabia lifted coronavirus restrictions that had been in place for months. (Saudi Ministry of Hajj and Umrah via AP)
Saudi tutup penerbangan gegara ditemukan varian baru virus corona, bagaimana nasib jamaah umroh)Foto: AP Photo
Jakarta -

Arab Saudi menutup sementara penerbangan internasional akibat ditemukannya virus corona jenis baru. Keputusan ini berisiko mempengaruhi pemberangkatan jamaah umroh.

Rencana keberangkatan umroh hari ini Senin (21/12/2020) bisa batal atau lanjut seperti rencana semula. Indonesia masih menunggu telegram resmi dari pemerintah Saudi.

"Di sistem penerbangan Garuda masih On tapi Garuda masih menunggu telegram resmi dari Saudi," ujar Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Zaky Zakaria.

Dalam pesan pendek yang diterima detikcom, jamaah umroh masih berada di lobi hotel. Mereka urung berangkat ke bandara karena menunggu kabar pemerintah Saudi dan maskapai.

Menurut Zaky, jamaah umroh yang berangkat pada Senin (21/12/2020) telah menjalani swab dan karantina. Grup ini masuk hotel karantina pada Minggu (21/12/2020) sebelum menjalankan ibadah.

Selain menunggu kabar dari maskapai, Zaky juga terus menghubungi muassasah. Pihak ini adalah penyelenggara umroh di Arab Saudi yang ditunjuk kementerian haji Saudi.

Dikutip dari Arab News, penutupan penerbangan internasional sementara Arab Saudi berlangsung seminggu. Namun tak menutup kemungkinan diperpanjang seiring update laporan virus corona jenis baru.

Selain penerbangan, jalur masuk Saudi dengan transportasi lain juga ditutup. Virus corona jenis baru ditemukan di Inggris dan negara bagian Eropa lainnya.

Penutupan sementara adalah respon terhadap potensi kegawatan virus corona jenis baru. Arab Saudi juga mewajibkan siapa saja yang baru kembali dari Eropa melakukan karantina dan pemeriksaan diri.

Tonton video 'Siap-siap! Liburan Natal-Tahun Baru Bakal Ada Syaratnya':

[Gambas:Video 20detik]



(row/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT