AS Akan Eksekusi Mati Wanita yang Bunuh Ibu Hamil dan Keluarkan Janinnya

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 14:50 WIB
Ilustrasi penjara
Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Fahroni)
Chicago -

Otoritas Amerika Serikat (AS) akan mengeksekusi mati seorang narapidana wanita yang mengeluarkan paksa seorang bayi dari rahim ibundanya. Wanita ini melakukan tindakan keji itu demi menculik sang bayi.

Seperti dilansir AFP, Kamis (17/12/2020), tahun 2004 lalu, narapidana bernama Lisa Montgomery ini mencekik mati seorang wanita hamil dan menggunakan pisau dapur untuk mengeluarkan paksa janin dari rahim korban agar dia bisa menculiknya. Bayi perempuan itu kemudian dibawa pergi olehnya.

Tindak pembunuhan dan penculikan itu dilakukan Montgomery saat dia berusia 36 tahun dan telah menjadi ibu dari empat anak. Namun dia menjalani sebuah prosedur beberapa tahun sebelumnya yang membuat dia tidak lagi bisa mengandung bayi, tapi orang-orang terdekatnya tidak mengetahui hal itu.

Jaksa dalam kasus itu menyebut Montgomery secara hati-hati mengidentifikasi korbannya secara online, yakni seorang peternak anjing bernama Bobbie Jo Stinnett. Dengan dalih membeli anak anjing, Montgomery mendatangi rumah Stinnett yang saat itu sedang hamil.

Namun di sana, Montgomery mencekik korban hingga tewas dan mengambil paksa bayi korban dari rahimnya. Dia meninggalkan jasad Stinnett begitu saja di tengah genangan darah. Montgomery kemudian melakukan perjalanan lintas negara bagian dengan membawa bayi Stinnett dan memberitahu suaminya -- yang tidak curiga dan meyakini istrinya sedang hamil -- bahwa bayi itu anaknya.

Tahun 2007, Montgomery akhirnya didakwa atas tindakan penculikan yang mengakibatkan kematian dan dijatuhi hukuman mati.

Kini, 16 tahun kemudian, otoritas AS bersiap untuk mengeksekusi mati Montgomery. Pelaksanaan eksekusi mati ini telah dimundurkan dari jadwal yang seharusnya bulan ini menjadi 12 Januari 2021. Departemen Kehakiman AS menyebut tindak kejahatan Montgomery itu 'sangat keji' saat mengumumkan tanggal eksekusi mati.

Selanjutnya
Halaman
1 2