Round-Up

Ribuan Kantong Jenazah Dipesan California Buntut Kasus Corona Menggila

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 20:31 WIB
Hasil pemeriksaan postmortem mengungkapkan bahwa Corona ternyata telah beredar di California, Amerika Serikat, sejak Januari lalu atau beberapa pekan lebih awal dari perkiraan.
Foto: Penanganan Corona di AS (AP Photo)
Washington DC -

Pejabat California, Amerika Serikat memesan ribuan kantong jenazah tambahan. Pemesanan ini merupakan buntut dari rekor kasus Corona di Los Angeles.

Lonjakan kasus tersebut memicu kelangkaan tempat tidur untuk perawatan intensif pasien Corona di negera bagian berpenduduk 10 juta orang itu.

Dilansir AFP, Rabu (16/12/2020) situasinya semakin parah di seluruh bagian selatan California, yang sempat dipuji atas responsnya pada awal pandemi di musim semi. Namun, kini lonjakan kasus telah membuat penerimaan rumah sakit terhadap pasien COVID-19 melonjak enam kali lipat sejak pertengahan Oktober.

Di luar Los Angeles, otoritas kesehatan telah menyampaikan kekhawatiran akan situasi di distrik terdekat Ventura dan Riverside, yang beroperasi dengan masing-masing 99 persen dan 100 persen kapasitas ICU habis.


Dilaporkan bahwa ambulans harus menunggu hingga lima jam sebelum pasien dapat diangkut ke rumah sakit.

"Kami baru saja memesan 5.000 kantong jenazah tambahan," kata Gubernur California, Gavin Newsom, seraya memperingatkan bahwa negara bagian itu kini "di tengah puncak paling akut" COVID-19.

"Saya tidak ingin... menakut-nakuti orang. Tapi ini penyakit yang mematikan, dan kita perlu berhati-hati di mana kita berada. Kita belum mencapai garis akhir," imbuhnya.

Bagaimana tanggapan para tenaga kesehatan terkait kondisi ini? Silakan klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2