Bunuh WNI di Hotel Singapura, Pria Bangladesh Divonis Mati

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 14 Des 2020 12:51 WIB
Ilustrasi sidang (Reuters)
Ilustrasi (dok. Reuters)
Singapura -

Seorang pria asal Bangladesh dijatuhi vonis mati oleh pengadilan Singapura karena membunuh kekasihnya yang seorang wanita asal Indonesia (WNI). Tindak pembunuhan terjadi di sebuah hotel di kawasan Geylang, Singapura, sekitar dua tahun lalu.

Seperti dilansir Channel News Asia, Senin (14/12/2020), pria Bangladesh bernama Ahmed Salim (31) itu dinyatakan bersalah telah membunuh kekasihnya selama 6 tahun, yang diidentifikasi sebagai seorang wanita Indonesia bernama Nurhidayati Wartono Surata (34). Pembunuhan dilakukan pada 30 Desember 2018 lalu.

Korban yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Singapura ini dibunuh setelah menolak untuk meninggalkan seorang pria lainnya, demi kembali bersama Ahmed. Saat pembunuhan terjadi, Ahmed diketahui telah bertunangan dengan wanita lain.

Diungkapkan dalam persidangan bahwa Ahmed membunuh korban secara keji, yakni dengan mencekik korban menggunakan sebuah handuk lalu melilitkan tali di leher korban. Setelah membunuh korban, Ahmed mencuri barang-barang berharga milik korban dan meninggalkan jasad korban di kamar hotel.

Jenazah korban ditemukan resepsionis hotel pada malam harinya. Hasil autopsi terhadap jenazah korban menunjukkan penyebab kematian adalah pencekikan dan cedera tulang belakang di bagian tengkuk.

Hakim Mavis Chionh menyatakan tindakan Ahmed ini merupakan pembunuhan berencana. Menurut hakim Mavis, tindakan Ahmed sebelum, selama dan setelah pembunuhan 'menunjukkan perencanaan yang matang, perencanaan yang meyakinkan, dan pelaksanaan metodis'.

Pembelaan Ahmed yang mengklaim pembunuhan itu spontan karena korban mengucapkan kata-kata yang mempermalukan dirinya, ditolak oleh hakim.

Selanjutnya
Halaman
1 2