Maroko Akan Membuka Kembali Hubungan Diplomatik dengan Israel

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 01:40 WIB
Jakarta - Maroko akan kembali membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Hubungan diplomatik kedua negara tersebut terputus pada tahun 2000 sampai saat ini.

Dilansir dari AFP, Kamis (10/12/2020), Maroko mengkonfirmasi bahwa pihaknya akan melanjutkan diplomatik dengan Israel, 'dengan penundaan minimal.' Washington memuji tindakan itu sebagai keputusan bersejarah untuk mengakui kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara Barat yang disengketakan.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) berbicara dengan penguasa Maroko, Raja Mohammed VI melalui sambungan telepon. Pernyataan kerajaan menyampaikan bahwa Raja Mohammed VI mengatakan negaranya akan "melanjutkan kontak resmi.. dan hubungan diplomatik dengan penundaan minimal," dengan Israel.

Maroko dan Israel masing-masing memiliki kantor penghubung di Tel Aviv dan Rabat pada 1990-an, sebelum menutupnya pada 2000.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji kebijakan itu sebagai menormalisasi perjanjian bersejarah. Dan menyebut segera mengantisipasi penerbangan langsung antar ke dua negara.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi, Netanyahu memuji Raja Mohammed VI. Dia mengatakan bahwa Israel dan Maroko telah memiliki "huungan yang hangat di zaman modern," (aik/aik)