Pangeran Arab Saudi Ribut dengan Menteri Israel Soal Palestina

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 07 Des 2020 11:12 WIB
Mengapa ada aliansi rahasia Arab Saudi dan Israel?
Ilustrasi (dok BBC World)
Riyadh -

Seorang Pangeran Arab Saudi yang berpengaruh melontarkan serangan tajam terhadap Israel dalam sebuah konferensi regional. Serangan itu menuai balasan dari Menteri Luar Negeri Israel yang berbicara dalam konferensi yang sama secara virtual.

Seperti dilansir AFP, Senin (7/12/2020), perang kata-kata ini terjadi beberapa bulan setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain melanggar konsensus Arab yang dipegang selama bertahun-tahun dengan menormalisasi hubungan dengan Israel. Langkah itu dikecam Palestina sebagai 'tikaman di punggung'.

Pangeran Turki al-Faisal, yang merupakan mantan kepala intelijen Saudi dan dikabarkan dekat dengan pemimpin Kerajaan Saudi, menegaskan kembali dukungan kuat untuk perjuangan Palestina dalam presentasi berapi-api di forum keamanan Dialog Manama.

Dengan menggunakan bahasa yang sangat blak-blakan, yang tergolong tidak biasa, Pangeran Turki menyebut Israel sebagai 'negara kecil yang terancam keberadaannya, dikelilingi pembunuh haus darah yang ingin memusnahkan keberadaannya'.

"Dan mereka mengaku ingin bersahabat dengan Arab Saudi," tuturnya.

Lebih lanjut, Pangeran Turki menggambarkan Israel sebagai 'kekuatan penjajah Barat' dan menguraikan sejarah penggusuran paksa orang-orang Palestina dan penghancuran desa-desa mereka.

"(Orang-orang Palestina) Ditahan dalam kamp-kamp konsentrasi dengan tuduhan keamanan paling rapuh -- tua dan muda, wanita dan pria, yang membusuk di sana tanpa mendapat keadilan," tuduhnya.

Tonton video 'PM Palestina Sedih AS-Israel Temui Putra Mahkota Arab Saudi':

[Gambas:Video 20detik]