Belum Selamati Biden, Presiden Brasil Sebut Ada Kecurangan di Pilpres AS

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 10:34 WIB
Brazils President Jair Bolsonaro greets supporters after voting during the run-off municipal elections in Rio de Janeiro, Brazil, Sunday, Nov. 29, 2020. Bolsonaro, who sometimes has embraced the label
Jair Bolsonaro (AP Photo/Silvia Izquierdo)
Brasilia -

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, yang dijuluki 'Trump dari Tropis' mengomentari pilpres Amerika Serikat (AS) tahun ini yang disebutnya ada kecurangan di dalamnya. Bolsonaro menegaskan dirinya akan menunggu sedikit lebih lama sebelum mengakui kemenangan Presiden terpilih AS, Joe Biden.

Seperti dilansir Associated Press dan Reuters, Senin (30/11/2020), komentar itu disampaikan Bolsonaro saat berbicara kepada wartawan usai memberikan suara dalam pemilu daerah di Rio de Janeiro pada Minggu (29/11) waktu setempat.

Tuduhan yang dilontarkan Bolsonaro serupa dengan tuduhan yang sebelumnya dilontarkan Presiden Donald Trump tanpa bukti konkret.

"Saya memiliki sumber informasi saya bahwa memang ada banyak kecurangan di sana," sebut Bolsonaro merujuk pada pilpres AS yang digelar 3 November lalu.

"Apakah itu cukup untuk mengubah hasilnya, saya tidak tahu," imbuhnya.

Saat ditanya lebih lanjut apakah dirinya akan mengakui kemenangan Biden, Bolsonaro menjawab: "Saya akan menunggu sedikit lagi."

Dia juga mengungkapkan keraguannya soal sistem pemungutan suara elektronik di Brasil saat ini, yang menurutnya rentan terhadap kecurangan. Bolsonaro mendesak negaranya untuk kembali ke sistem pemungutan suara kertas untuk pilpres 2022 mendatang,

Selanjutnya
Halaman
1 2