Serangan Udara Israel Tewaskan 8 Petempur Pro-Iran di Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 15:48 WIB
Presiden AS Donald Trump akui Dataran Tinggi Golan sebagai milik Israel
Gempuran Israel itu dilancarkan dari Dataran Tinggi Golan yang ada di perbatasan dengan Suriah (dok. BBC World)
Damaskus -

Serangan udara yang dilancarkan Israel di Suriah dilaporkan menewaskan delapan petempur anggota milisi pro-Iran. Gempuran Israel ini ditargetkan pada posisi pasukan Iran yang ikut bertempur dalam konflik Suriah.

Seperti dilansir AFP, Rabu (25/11/2020), organisasi pemantau konflik Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, melaporkan bahwa serangan udara Israel menargetkan sebuah depot senjata dan posisi pasukan Iran dan sekutu mereka, Hizbullah, di dekat ibu kota Damaskus.

Serangan juga ditargetkan pada posisi milisi pro-Iran di wilayah Suriah bagian selatan.

Syrian Observatory melaporkan bahwa delapan petempur pro-Iran tewas akibat gempuran Israel tersebut. Namun asal kewarganegaraan petempur yang tewas belum diketahui pasti.

Media nasional Suriah, SANA, sebelumnya melaporkan sebuah serangan udara oleh 'musuh Zionis' telah mengenai sebuah area di 'selatan Damaskus' sesaat sebelum Selasa (24/11) tengah malam waktu setempat.

SANA juga melaporkan bahwa serangan udara lainnya mengenai desa Rwihinah di Provinsi Quneitra bagian selatan, dengan Dataran Tinggi Golan yang juga diduduki Israel. Tidak disebut jumlah korban jiwa akibat serangan tersebut.

Militer Israel jarang mengakui serangan-serangan udara yang dilancarkannya ke Suriah. Mereka menolak berkomentar saat dihubungi AFP.

Namun diketahui bahwa Israel melancarkan ratusan serangan udara ke wilayah Suriah, yang menargetkan tentara rezim Suriah juga pasukan Iran dan Lebanon yang mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad.

Pekan lalu, pesawat tempur Israel menggempur target Iran di Suriah, dalam serangan yang disebut militer Israel sebagai balasan atas peledak yang ditemukan di dekat pangkalan militer Israel di Golan. SANA melaporkan gempuran Israel itu dilaporkan menewaskan 3 tentara Israel, namun Syrian Observatory menyebut tujuh petempur asing juga tewas.

(nvc/rdp)