Israel Coret Arab Saudi dari Daftar Wajib Karantina Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 14:49 WIB
Mengapa ada aliansi rahasia Arab Saudi dan Israel?
Ilustrasi (dok. BBC World)
Tel Aviv -

Otoritas Israel mencoret Arab Saudi dari daftar negara yang wajib menjalani karantina virus Corona (COVID-19). Langkah ini diumumkan sehari setelah Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu dilaporkan diam-diam mengunjungi Saudi dan bertemu Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Seperti dilansir AFP, Rabu (25/11/2020), Kementerian Kesehatan Israel dalam pernyataannya pada Selasa (24/11) waktu setempat, mengonfirmasi bahwa Saudi telah ditambahkan ke dalam daftar negara-negara 'hijau' atau negara aman yang tidak perlu menjalani karantina Corona selama 14 hari setibanya di Israel.

Namun dalam penjelasannya, Kementerian Kesehatan Israel menyangkal adanya keterkaitan dengan laporan kunjungan diam-diam Netanyahu ke Neom, Saudi, pada Minggu (22/11) waktu setempat.

"Prosesnya sangat sederhana dan itu terjadi setiap dua pekan sekali," tutur Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Israel, Hezi Levi, kepada radio setempat, Kan.

"Dalam daftar sebelumnya, Arab Saudi (masuk kategori negara) merah. Angka morbiditasnya menurun. Sekarang itu (negara) hijau," terang Levi.

"Itu tidak ada kaitannya dengan kunjungan siapapun ke negara manapun," tegasnya.

Media-media lokal Israel sebelumnya melaporkan bahwa Netanyahu diam-diam terbang ke Neom, Saudi, untuk bertemu dan berbicara dengan MBS. Israel dan Saudi diketahui tidak memiliki hubungan diplomatik resmi.

Simak video 'PM Palestina Sedih AS-Israel Temui Putra Mahkota Arab Saudi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2