Round-Up

Trump Bersedia Lengser Keprabon

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 09:11 WIB
President Donald Trump listens during an event on Operation Warp Speed in the Rose Garden of the White House, Friday, Nov. 13, 2020, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)
Donald Trump (Foto: AP/Evan Vucci)
Jakarta -

Usai bersikukuh tidak mengakui kekalahannya terhadap Joe Biden dalam Pilpres AS 2020, Donald Trump akhirnya mengalah. Trump kini bersedia lengser keprabon alias turun tahta dan menyerahkan kedudukannya ke Presiden terpilih AS Joe Biden.

Lembaga yang mengurusi penyediaan perkantoran pemerintah Amerika Serikat (AS) sudah mengakui kemenangan Joe Biden di Pilpres AS. Mereka mulai mempersiapkan transisi formal dari pemerintahan Presiden Donald Trump ke Biden.

Dilansir CNN, Selasa (24/11/2020), lembaga itu adalah Administrasi Layanan Umum (The General Services Administration/GSA). Mereka mengabarkan ke Biden bahwa pemerintahan Trump sudah siap untuk menjalankan proses transisi secara formal.

Kabar ini diungkapkan melalui surat dari Administrator GSA bernama Emily Murphy yang dikirim ke Biden pada Senin (23/11) siang dan diperoleh CNN.

Ini adalah langkah pertama pemerintahan Donald Trump mengakui kekalahannya. Langkah pertama ini diambil setelah dua pekan deklarasi kemenangan Biden di Pilpres AS 2020.

Emily Murphy dari GSA mengaku tidak tertekan oleh Gedung Putih yang menunda transisi formalnya. Dia mengambil keputusan secara independen.

"Harap diketahui saya mengambil keputusan secara independen, berdasarkan hukum dan fakta-fakta yang tersedia," kata Murphy.

"Saya tidak pernah langsung atau tidak langsung ditekan oleh pemerintah eksekutif, termasuk oleh mereka yang bekerja di Gedung Putih atau GSA," demikan kata Murphy.

Melalui surat Murphy tersebut, maka transisi pemerintahan resmi dimulai. Pemerintah Trump saat ini sudah mendapat izin untuk berkoordinasi dengan tim Biden, serta menyediakan dana jutaan di pemerintahan untuk menyelenggarakan transisi itu.

Biden sendiri sudah mengumumkan orang-orang pilihannya untuk duduk di kabinet, sejak Senin (23/11). Namun mereka belum bisa melakukan kontak dengan pemerintah federal AS atau mengakses dana 6,3 juta USD untuk mengurus transisi. Namun kini, semua itu sudah bisa dilakukan secara sah.

Trump merilis cuitan setelah GSA, yang secara resmi ditugasi mengawali transisi kepresidenan, menginformasikan tim Biden bahwa proses akan dimulai.

Emily Murphy selaku pejabat GSA mengatakan dirinya membuka akses dana sebesar US$6,3 juta (Rp89,7 miliar) kepada presiden terpilih.

Seraya berikrar untuk meneruskan "pertarungan", Trump berkata: "Bagaimanapun, demi kepentingan terbaik bagi negara kita, saya merekomendasikan kepada Emily dan timnya untuk melakukan apa yang perlu ditempuh terkait protokol awal, dan saya telah menginstruksikan kepada tim saya untuk melakukan hal serupa."

Tonton video 'Joe Biden: Amerika Serikat Siap Kembali Memimpin Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



Tim Biden pun menyambut baik keputusan itu. Simak berita selengkapnya di halaman berikut

Selanjutnya
Halaman
1 2