Pejabat Tinggi Militer AS Mendadak Kunjungi Taiwan, Ini Kata China

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 17:46 WIB
Juru Bicara Kemlu China, Zhao Lijian (Situs Kemlu RRC)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian (dok. Ministry of Foreign Affairs of the People's Republic of China)
Beijing -

Otoritas China menyatakan menentang keras hubungan militer apapun yang terjalin antara Taiwan dan Amerika Serikat (AS). Ditegaskan oleh China bahwa pihaknya akan memberikan respons yang diperlukan terhadap kunjungan seorang pejabat tinggi militer AS ke Taiwan beberapa waktu terakhir.

Seperti dilansir Reuters, Senin (23/11/2020), penegasan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri China menanggapi laporan kunjungan mendadak seorang pejabat bintang dua pada militer AS ke Taiwan beberapa waktu terakhir. Dua sumber menuturkan bahwa pejabat tinggi AS berpangkat Laksamana Muda Angkatan Laut AS.

Dalam pernyataan di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, menegaskan bahwa China 'dengan tegas menentang' segala bentuk interaksi antara pejabat AS dan Taiwan, juga terhadap upaya kedua pihak menjalin hubungan militer.

Zhao menyatakan bahwa China mendorong AS untuk sepenuhnya mengakui sensitivitas ekstrem dari isu Taiwan.

"Pihak China akan, menurut situasi yang berkembang, memberikan respons yang sah dan diperlukan," tegas Zhao tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sebelumnya, dua sumber, yang salah satunya seorang pejabat Taiwan yang memahami situasi terkini, menuturkan kepada Reuters bahwa pejabat militer AS yang berkunjung ke Taiwan adalah Laksamana Muda Michael Studeman. Menurut situs resmi Angkatan Laut AS, Studeman menjabat sebagai Direktur J2, yang mengawasi intelijen, pada Komando Indo-Pasifik militer AS.

Baik Taiwan maupun AS belum secara resmi mengonfirmasi kunjungan Studeman tersebut. Namun Kementerian Luar Negeri Taiwan pada Minggu (22/11) waktu setempat, menyatakan seorang pejabat AS telah tiba di Taiwan meskipun menolak memberikan informasi detail.

Selanjutnya
Halaman
1 2