Round-Up

Bohongnya Pegawai Pizza Berujung Berakhirnya Lockdown di Australia

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 05:13 WIB
Lockdown di Australia Selatan (AFP Photo)
Foto: Lockdown di Australia Selatan (AFP Photo)
Canberra -

Seorang pegawai toko pizza di Australia Selatan berbohong soal bagaimana dia tertular virus Corona. Imbasnya, negara itu akan mengakhiri lockdown Corona.

Dilansir dari AFP, Jumat (20/11/2020) Perdana Menteri Steven Marshall mengindikasikan penguncian yang sulit itu akan berakhir pada Sabtu (21/11) malam, setidaknya dua hari lebih awal dari yang direncanakan.

Marshall mengatakan seorang pria yang mengklaim bahwa dia adalah pelanggan di kedai pizza yang menjadi hotspot infeksi virus Corona - yang membuat pihak berwenang percaya bahwa virus itu cukup ganas untuk ditularkan melalui kotak makanan - sebenarnya bekerja di sana.

"Salah satu kontak dekat yang terkait dengan bar pizza Woodville sengaja menyesatkan tim pelacakan kontak kami," kata Marshall. "Kisah mereka tidak sesuai. Kami mengejar mereka. Sekarang kami tahu bahwa mereka berbohong."

Namun, kemungkinan pria itu tidak akan menghadapi tuntutan, kata polisi. "Undang-undang Manajemen Darurat mengharuskan orang memberikan informasi atas permintaan," kata komisaris polisi Grant Stevens. "Tidak ada hukuman jika gagal menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan jujur."

Apa yang ditekankan otoritas setempat? Silakan klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2