Australia Selatan Akan Akhiri Lockdown Usai Pegawai Pizza Berbohong

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 11:33 WIB
Lockdown di Australia Selatan (AFP Photo)
Foto: Lockdown di Australia Selatan (AFP Photo)
Canberra -

Penguncian (lockdown) selama enam hari di Australia Selatan akan dihentikan. Pengumuman ini disampaikan usai seorang pegawai toko pizza menyesatkan pelacak kontak (contact tracing) tentang bagaimana dia tertular virus Corona.

Dilansir dari AFP, Jumat (20/11/2020) Perdana Menteri Steven Marshall mengindikasikan penguncian yang sulit itu akan berakhir pada Sabtu (21/11) malam, setidaknya dua hari lebih awal dari yang direncanakan.

Marshall mengatakan seorang pria yang mengklaim bahwa dia adalah pelanggan di kedai pizza yang menjadi hotspot infeksi virus Corona - yang membuat pihak berwenang percaya bahwa virus itu cukup ganas untuk ditularkan melalui kotak makanan - sebenarnya bekerja di sana.

"Salah satu kontak dekat yang terkait dengan bar pizza Woodville sengaja menyesatkan tim pelacakan kontak kami," kata Marshall. "Kisah mereka tidak sesuai. Kami mengejar mereka. Sekarang kami tahu bahwa mereka berbohong."

Namun, kemungkinan pria itu tidak akan menghadapi tuntutan, kata polisi. "Undang-undang Manajemen Darurat mengharuskan orang memberikan informasi atas permintaan," kata komisaris polisi Grant Stevens. "Tidak ada hukuman jika gagal menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan jujur."

Selanjutnya
Halaman
1 2