AS Cabut Larangan, China Tak Izinkan Boeing 737 MAX Kembali Terbang

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 14:15 WIB
FILE - In this April 10, 2019, file photo a Boeing 737 MAX 8 airplane being built for India-based Jet Airways lands following a test flight at Boeing Field in Seattle. Boeing is reassuring airline industry leaders about the safety of the grounded 737 Max as it continues working to get the plane back in service. The aircraft maker invited about 30 union officials, safety experts and others to the Seattle area for two days of meetings with Boeing executives and factory tours. (AP Photo/Ted S. Warren, File)
Ilustrasi (AP Photo/Ted S. Warren, File)
Beijing -

Otoritas penerbangan China belum akan mengizinkan pesawat Boeing 737 MAX yang bermasalah untuk kembali terbang di wilayahnya. Hal ini ditegaskan China meskipun otoritas Amerika Serikat (AS) baru saja mencabut larangan terbang untuk pesawat jenis tersebut.

Boeing 737 MAX yang menjadi pesawat terlaris buatan Boeing di-grounded secara global sejak Maret 2019, usai terjadi tragedi Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 302 yang menewaskan total 346 orang.

Sejak itu, pesawat jenis ini harus menghadapi tes panjang dan proses persetujuan regulator penerbangan di berbagai negara.

Namun, Otoritas Penerbangan Sipil China (CAAC) menegaskan 'tidak ada jadwal yang ditetapkan' untuk kembali mengudaranya Boeing 737 Max di wilayahnya. Demikian seperti dilaporkan televisi nasional China, CCTV dan dilansir AFP, Jumat (20/11/2020).

China diketahui menjadi negara pertama yang menangguhkan penerbangan 737 MAX setelah terjadi dua kecelakaan maut pada Oktober 2018 dan Maret 2019 lalu.

CAAC dalam pernyataan terbarunya menambahkan bahwa hasil penyelidikan terhadap kecelakaan Boeing 737 MAX di Indonesia dan Ethiopia 'harus diperjelas' dan agar perbaikan desain pesawat harus 'efektif' dan 'mendapat persetujuan'.

Pada Rabu (18/11) waktu setempat, Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) menyetujui operasional penerbangan komersial untuk Boeing 737 MAX.

Simak juga video 'Mulai Januari 2020, Boeing Hentikan Sementara Produksi 737 MAX':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2