Baru Ditunjuk Trump Jadi Wakil Menhan, Pejabat Pentagon Positif Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 13:50 WIB
FILE - This March 27, 2008 file photo shows the Pentagon in Washington. In a first for the Pentagons push to develop defenses against intercontinental-range ballistic missiles capable of striking the United States, a missile interceptor launched from a U.S. Navy ship at sea hit and destroyed a mock ICBM in flight on Tuesday, officials said. (AP Photo/Charles Dharapak, File)
Ilustrasi -- Gedung Pentagon di AS (AP Photo/Charles Dharapak, File)
Washington DC -

Seorang pejabat tinggi Pentagon dinyatakan positif virus Corona (COVID-19) beberapa hari setelah bertemu Menteri Pertahanan (Menhan) Lithuania, Raimundas Karoblis. Pejabat ini diketahui baru saja ditunjuk menjadi Wakil Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) oleh Presiden Donald Trump, pekan lalu.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (20/11/2020), pejabat yang dimaksud bernama Anthony Tata yang kini menjabat Wakil Menhan AS untuk Urusan Kebijakan.

Juru bicara Pentagon atau Departemen Pertahanan AS, Jonathan Hoffman, menuturkan bahwa Tata dinyatakan positif Corona pada Kamis (19/11) waktu setempat, setelah mengetahui bahwa Karoblis terinfeksi Corona.

Selain Tata, beberapa pejabat pertahanan senior AS lainnya, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Menhan AS, Christopher Miller dan Sekretaris Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara juga bertemu dengan Karoblis pada Jumat (13/11) lalu atau Senin (16/11) waktu setempat.

Hoffman menegaskan bahwa Pentagon telah melakukan pelacakan kontak dan menggelar rapid test terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengan delegasi Lithuania tersebut.

Miller dan beberapa staf seniornya serta rombongan pers sempat bepergian ke Fort Bragg, North Carolina, pada Rabu (18/11) waktu setempat untuk bertemu tentara AS di sana. Mereka juga sempat terbang ke kapal induk USS Gerald R Ford yang berlabuh di pantai Virginia.

Video dari kunjungan tersebut menunjukkan Miller berjabat tangan dan memeluk para tentara di Fort Bragg dan di kapal induk tersebut.

Tonton video 'WHO Tidak Rekomendasikan Remdesivir Jadi Obat Corona':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2