Trump Mengklaim Jutaan Suaranya Dihapus dan Dialihkan ke Biden

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 09:54 WIB
President Donald Trump speaks in the East Room of the White House, early Wednesday, Nov. 4, 2020, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)
Donald Trump (dok. AP Photo/Evan Vucci)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali melontarkan tuduhan tidak berdasar terkait hasil pilpres AS 2020. Kali ini Trump mengklaim 2,7 juta suara yang memilih dirinya 'dihapus' dan ratusan ribu suara pemilih yang didapatnya telah dialihkan ke rivalnya, Joe Biden.

Seperti dilansir AFP, Jumat (13/11/2020), dalam tuduhan terbarunya, Trump ini mengutip laporan tidak berdasar yang disampaikan One America News Network (OANN) yang merupakan saluran kabel pro-Trump.

Tuduhan itu menyebut penghapusan dan pengalihan suara pemilih dilakukan oleh Dominion Voting Systems, perusahaan teknologi yang sistemnya digunakan secara luas untuk pemilu dan pilpres AS.

"LAPORAN: DOMINION MENGHAPUS 2,7 JUTA SUARA TRUMP SECARA NASIONAL," tulis Trump dengan huruf kapital dalam cuitannya, sembari me-mention akun Twitter OANN.

"ANALISIS DATA MENEMUKAN 221.000 SUARA DI PENNSYLVANIA DIALIHKAN DARI PRESIDEN TRUMP KE BIDEN," sebutnya.

"941.000 SUARA TRUMP DIHAPUS. NEGARA-NEGARA BAGIAN YANG MENGGUNAKAN SISTEM PEMUNGUTAN SUARA DOMINION MENGALIHKAN 435.000 SUARA DARI TRUMP KE BIDEN," imbuh Trump.

Cuitan Trump itu diberi label yang berbunyi 'klaim tentang kecurangan pemilu ini diperdebatkan' oleh pihak Twitter.

Simak juga video 'Donald Trump Dikabarkan Jual Helikopter Emas':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2