Pilpres AS 2020

Eks Pejabat Gedung Putih Dorong Trump Mulai Proses Transisi Kekuasaan

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 08:46 WIB
President Donald Trump speaks in the East Room of the White House, early Wednesday, Nov. 4, 2020, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)
Donald Trump (dok. AP Photo/Evan Vucci)
Washington DC -

Kelompok bipartisan dari tiga pemerintahan terakhir di Gedung Putih mendorong pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, untuk segera memulai proses transisi kekuasaan. Dorongan ini disampaikan saat keluarga kepresidenan, termasuk Ibu Negara Melania, membujuk Trump mengakui kekalahan dari Joe Biden dalam pilpres AS 2020.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (9/11/2020), dorongan itu disampaikan oleh badan penasihat Pusat Transisi Kepresidenan AS yang beranggotakan para mantan pejabat Gedung Putih yang bertugas di bawah presiden-presiden AS sebelumnya.

"Untuk segera memulai proses transisi pasca-pemilu," imbau para anggota Pusat Transisi Kepresidenan AS dalam pernyataannya.

Imbauan itu disampaikan saat General Services Administration belum secara resmi mengakui Joe Biden sebagai Presiden terpilih AS. Proses ini penting untuk bisa mencairkan anggaran untuk proses transisi dan membuka jalan bagi tim Biden untuk mulai menerapkan proses transisi di berbagai badan pemerintahan.

General Services Administration merupakan badan independen pemerintahan AS yang dibentuk tahun 1949 untuk membantu mengelola dan mendukung fungsi dasar dari badan-badan federal AS.

"Ini merupakan kampanye yang diperjuangkan dengan keras, tetapi sejarah dipenuhi contoh presiden-presiden dari kampanye yang sama, dengan ramah membantu pengganti mereka," sebut pernyataan Pusat Transisi Kepresidenan AS.

Simak juga video 'Profil Joe Biden, Presiden AS Tertua Saat Pelantikan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2