Pilpres AS 2020

Trump Luapkan Kemarahan via Twitter: Hentikan Penghitungan!

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 06:39 WIB
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan kemarahan lewat cuitan Twitter dengan menyerukan penghitungan suara pilpres dihentikan dan kembali menuduh adanya penipuan. Semua cuitan Trump itu ditulisnya dalam huruf kapital.

"HENTIKAN PENGHITUNGAN!" cuit Trump via akun Twitter-nya, seperti dilansir Associated Press, Jumat (6/11/2020).

Diketahui bahwa Presiden AS tidak memiliki wewenang untuk menghentikan penghentian suara dalam pilpres. Penghentian suara pada saat ini justru akan berdampak pada kemenangan cepat rivalnya, Joe Biden, capres Partai Demokrat.

Posisi sementara menunjukkan Biden unggul dengan 264 electoral votes atas Trump yang baru meraup 214 electoral votes. Dibutuhkan 270 electoral votes -- dari total 538 electoral votes -- untuk bisa memenangkan pilpres AS.

"SETIAP SUARA YANG MASUK SETELAH HARI PEMILU TIDAK AKAN DIHITUNG!" kicau Trump kembali via akun Twitternya.

Cuitan Trump tersebut tampaknya menganjurkan untuk membuang suara yang tidak terhitung secara hukum, termasuk dari diplomat dan pejabat dinas yang betugas di luar negeri. Banyak negara bagian di AS yang masih menerima surat suara via pos setelah Hari Pemilu asalkan telah mendapat cap pos sebelum 3 November.