Round-Up

Petisi Demonstran ke Jerman Persoalkan Kekuasaan Raja Thailand

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 23:02 WIB
Thailand memblok petisi Change.org karena berisi seruan agar Raja Vaviralongkorn ditetapkan sebagai pesona non grata di Jerman
Foto: Raja Thailand (BBC World)
Bangkok -

Upaya para demonstran pro-demokrasi untuk menolak sistem monarki Thailand terus dilakukan. Kali ini, mereka akan mengajukan petisi kepada otoritas Jerman untuk menyelidiki penggunaan kekuasaan Raja Maha Vajiralongkorn selama tinggal di negara tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Senin (26/10/2020), demonstran pro-demokrasi kembali turun ke jalanan pada Minggu (25/10) waktu setempat, setelah Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-O-Cha mengabaikan tenggat waktu dari demonstran untuk mengundurkan diri.

Pada Senin (26/10) waktu setempat, para demonstran berencana menggelar aksi long march ke Kedubes Jerman di tengah seruan oleh para demonstran untuk membatasi kekuasaan sang Raja Thailand. Diketahui bahwa Raja Vajiralongkorn menghabiskan sebagian besar waktunya sepanjang tahun ini di Jerman.

Dalam aksinya nanti, para demonstran akan menyerahkan sebuah surat kepada Kedubes Jerman di Thailand untuk menanyakan apakah Raja Vajiralongkorn telah melanggar aturan hukum di Jerman dengan menggunakan kekuasaannya dari sana -- sesuatu yang disebut pemerintah Jerman sebelumnya, tidak akan dapat diterima.

Tidak disebutkan lebih lanjut oleh para demonstran dalam pernyataan mereka, soal kekuasaan semacam apa yang mereka yakini digunakan Raja Vajiralongkorn dari Jerman.

"Permintaan ini dimaksudkan untuk membawa Thailand kembali ke monarki konstitusional yang sebenarnya," demikian pernyataan demonstran pro-demokrasi Thailand.

Selanjutnya
Halaman
1 2