Round-Up

Ultimatum 3 Hari untuk PM Thailand Mengundurkan Diri

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 07:33 WIB
Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-Cha
Foto: Perdana Menteri (PM) Thailand, Prayuth Chan-o-Cha (Lilian Suwanrumpha/AFP)
Bangkok -

Para demonstran memberikan ultimatum waktu tiga hari agar Perdana Menteri (PM) Thailand, Prayuth Chan-o-Cha mengundurkan diri. Mereka menilai rencana pencabutan dekrit darurat di Thailand belum cukup.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (22/10/2020), PM Prayuth mengungkapkan rencana mencabut dekrit darurat itu dalam pidato yang ditayangkan televisi setempat pada Rabu (21/10) waktu setempat. Dekrit darurat yang diterapkan sejak pekan lalu itu melarang pertemuan politik, termasuk demonstrasi, yang dihadiri lima orang atau lebih dan melarang publikasi informasi yang dianggap mengancam keamanan.

Penerapan dekrit darurat itu justru memicu unjuk rasa besar-besaran yang diikuti puluhan ribu orang pada pekan lalu, yang tercatat sebagai unjuk rasa terbesar dari rentetan unjuk rasa selama tiga bulan terakhir yang menuntut pengunduran diri PM Prayuth dan menyerukan reformasi untuk membatasi kekuasaan Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn.

"Saya akan mengambil langkah pertama untuk meredakan situasi ini. Saya saat ini bersiap untuk mencabut situasi darurat parah di Bangkok dana akan segera melakukannya jika tidak ada insiden kekerasan," ucap PM Prayuth dalam pidatonya kepada publik.

"Kita sekarang harus mundur dari tepi lereng yang licin yang bisa dengan mudah berubah menjadi kekacauan," cetusnya.

Puluhan ribu demonstran bergerak ke kantor PM Thailand pada Rabu (21/10) waktu setempat, dalam upaya menuntut pengunduran diri PM Prayuth, juga pencabutan dekrit darurat dan pembebasan puluhan aktivis yang ditahan terkait demo pro-demokrasi.

Kebanyakan dari mereka menyebut tawaran PM Prayuth untuk mencabut dekrit darurat itu tidaklah cukup. "Itu tidak cukup. Dia (PM Prayuth-red) harus mundur," tegas salah satu demonstran bernama Too (54).

Tonton video 'Tolak Mundur Meski Didemo 10 Ribu Orang, Ini Kata PM Thailand':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3