Menlu Belgia Dirawat di ICU karena Terinfeksi Virus Corona

Menlu Belgia Dirawat di ICU karena Terinfeksi Virus Corona

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 18:13 WIB
Belgian Prime Minister Sophie Wilmes attends a meeting of the National Safety Council with politicians and intelligence service officers, to discuss tackling the COVID-19 (novel coronavirus) pandemic, on May 06, 2020 in Brussels. (Photo by Francois LENOIR / POOL / AFP) / Belgium OUT
Foto: Menlu Belgia Sophie Wilmes (Francois LENOIR/POOL/AFP)
Brussels -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Belgia Sophie Wilmes saat ini dirawat intensif di intensive care unit (ICU) karena terinfeksi virus Corona. Namun, Sophie disebut masih sadar.

Dilansir AFP, Kamis (22/10/2020) pria berusia 45 tahun itu dinyatakan positif COVID-19 minggu lalu dan telah mengisolasi diri, tetapi kondisinya memburuk dan pada Rabu (21/10) malam waktu setempat dia dirawat di rumah sakit Brussel.

Wilmes sempat menjadi perdana menteri sementara selama gelombang pertama virus Corona.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia sadar dan dia bisa berkomunikasi," kata juru bicaranya, Kamis (22/10). Sementara seorang sumber di kantornya mengatakan kondisinya "stabil".

ADVERTISEMENT

Perdana Menteri Alexander de Croo, yang menggantikan Wilmes pada 1 Oktober, mendoakan kesembuhan cepatnya.

"Tidak ada yang kebal dari virus berbahaya ini. Bersama sebagai satu-kesatuan, kita akan mengalahkan Covid-19!" tulisnya di akun Twitter.

Beberapa politisi senior Eropa telah jatuh sakit karena virus Corona, dan Menteri Luar Negeri Austria Alexander Schallenberg dinyatakan positif Corona pada hari yang sama dengan Wilmes.

Belgia kini sedang mengalami salah satu gelombang kedua Corona terburuk di dunia, dengan 10.539 kematian di negara berpenduduk 11,5 juta orang.

Jumlah kasus infeksi Corona yang dikonfirmasi di negara tersebut meningkat dua kali lipat dalam sebulan menjadi 253.386 kasus, dan ada 3.274 pasien saat ini dirawat di rumah sakit, meskipun lockdown parsial telah membuat pub dan restoran tutup.

Para menteri dan ilmuwan pemerintah akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat (23/10) dan diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah yang lebih ketat untuk membendung penyebaran virus Corona.

Halaman 2 dari 2
(rdp/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads