PBB: 15 Orang Ditemukan Tewas Akibat Kapal Migran Karam di Libya

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 03:55 WIB
Kapal migran asal Libya terbalik di laut Mediterania
Foto ilustrasi kapal migran asal Libya terbalik di laut Mediterania (Foto: MARINA MILITARE/AFP PHOTO)
Libya -

Sebuah kapal karam di Libya telah menyebabkan sedikitnya 15 migran tewas, kata badan migrasi PBB Rabu. Tragedi ini membuat orang-orang atau pekerja migran putus asa untuk mencapai Eropa.

"Setidaknya 15 migran diperkirakan tewas setelah perahu mereka terbalik di lepas pantai Sabratha, #Libya kemarin, menurut lima orang yang selamat dibawa ke pantai oleh nelayan," kata kepala Organisasi Internasional untuk Migrasi Libya dalam sebuah tweet, seperti dilansir AFP, Kamis (22/10/2020).

"Lebih dari 70 orang lainnya dicegat dan dikembalikan ke Libya oleh penjaga pantai tadi malam," tambah Federico Soda.

Libya telah dilanda kekerasan sejak pemberontakan yang didukung NATO untuk menggulingkan dan membunuh diktator lama Moamer Kadhafi pada 2011.

Negara Afrika Utara telah menjadi titik embarkasi utama bagi para migran yang mencoba pelayaran menantang maut ke Eropa melintasi Mediterania.

Sejauh tahun ini, sekitar 10.000 orang telah dicegat di laut dan dikembalikan ke Libya oleh penjaga pantainya, menurut IOM.

Ini memunculkan anggapan Libya tidak aman bagi para migran, yang dalam banyak kasus telah disiksa atau dijual sebagai budak.

Amnesty International bulan lalu mendesak Uni Eropa untuk mempertimbangkan kembali kerja sama dengan Libya atas "pelanggaran mengerikan" terhadap pengungsi dan migran.

(eva/eva)