Pukul Bayi dengan Keras, PRT Indonesia Dibui 9 Bulan di Singapura

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 11:22 WIB
Caucasian woman holding gavel
Foto: iStock
Singapura -

Seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia di Singapura memukul bayi berusia satu bulan dengan sangat keras sampai-sampai dapat terdengar pada rekaman kamera CCTV. Di pengadilan, perempuan asal Indonesia itu mengaku melakukannya untuk "melampiaskan stresnya".

Dilansir Channel News Asia (CNA) Rabu (21/10/2020), Lana Ngizatul Mona (26) dijatuhi hukuman sembilan bulan penjara pada hari Rabu (21/10) setelah mengaku bersalah atas satu tuduhan penganiayaan terhadap seorang anak.

Dalam persidangan, Lana diketahui telah bekerja untuk ibu korban selama sekitar dua bulan ketika insiden itu terjadi. Dia ditugaskan untuk mengurus keempat anak majikannya dan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

Sekitar pukul 7.30 pagi waktu setempat pada tanggal 30 April tahun ini, ibu korban tengah berada di dalam kamar tidurnya, ketika dia mendengar bayi laki-lakinya menangis keras di ruang tamu.

Dia kemudian memeriksa rekaman kamera CCTV yang dipasang di ruang tamu dan melihat Lana memukul bayinya tiga kali. Lana saat itu duduk di kursi, menggendong bayi di pelukannya sembari memberinya susu botol.

Dalam rekaman tersebut, Lana terlihat menggunakan pergelangan tangannya untuk memukul punggung bocah itu, menyebabkan dia menangis. Dia kemudian menggunakan tinjunya untuk memukul bayi itu dua kali di punggungnya, menyebabkan dia menangis lagi.

"Ketiga pukulan itu kuat dan memiliki dampak yang terdengar," kata jaksa. "Terdakwa mengaku memukul korban untuk melampiaskan stresnya," imbuh jaksa.

Lihat juga video 'Kasus Bayi Dibuang ke Sungai, Korban Tewas Dibekap Nenek Pakai Sarung':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2