Di Panti Jompo AS Ini Semua Penghuninya Positif Corona, 10 Meninggal

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 12:06 WIB
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China
Ilustrasi (iStock)
Kansas -

Wabah virus Corona (COVID-19) melanda sebuah panti jompo di Kansas, Amerika Serikat (AS). Seluruh penghuni panti jompo itu dinyatakan positif Corona, dengan sepuluh orang di antaranya meninggal dunia.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (20/10/2020), Departemen Kesehatan di Norton County, Kansas, melaporkan bahwa seluruh penghuni panti jompo bernama Andbe Home itu -- berjumlah 62 orang -- dan sejumlah pegawainya telah dinyatakan positif Corona.

Namun hanya satu penghuni panti jompo yang dirawat di rumah sakit, dengan sisanya menjalani perawatan di rumah.

"Langkah-langkah diambil untuk mencegah wabah lebih lanjut, termasuk mengkarantina penghuni di kamar-kamar mereka dan tidak mengizinkan pengunjung dari luar masuk ke fasilitas," demikian pernyataan Departemen Kesehatan Norton County pada Senin (19/10) waktu setempat.

Wabah Corona di panti jompo Norton County terjadi setelah pekan lalu, otoritas setempat melaporkan lebih dari 100 kasus Corona di penjara negara bagian Kansas. Penyebab wabah Corona di panti jompo itu belum diketahui pasti.

Negara bagian Kansas mencatat rata-rata lebih dari 700 kasus baru setiap harinya, yang merupakan angka terbanyak sejak pandemi Corona mencapai negara bagian itu pada awal Maret.

Sementara data Johns Hopkins University menyatakan bahwa Norton County tercatat memiliki jumlah kasus baru terbanyak per 100 ribu penduduk dibandingkan distrik-distrik manapun di wilayah AS dalam dua pekan terakhir.

Norton County juga melaporkan tambahan kasus Corona terbanyak dalam dua pekan terakhir. Departemen Kesehatan Kansas melaporkan bahwa total kasus Corona di Norton County melonjak dari 46 kasus pada dua pekan lalu menjadi 340 kasus pada Senin (18/10) waktu setempat.

Total kasus Corona di negara bagian Kansas kini mencapai 72.968 kasus, dengan lebih dari 870 kematian.

(nvc/ita)