Pria yang Dipenggal di Paris Seorang Guru, Perlihatkan Kartun Nabi di Kelas

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 04:42 WIB
French police officers stand as French President Emmanuel Macron (not seen) leaves a middle school in Conflans Saint-Honorine, 30kms northwest of Paris, on October 16, 2020, after a teacher was decapitated by an attacker who has been shot dead by policemen. - French anti-terror prosecutors said on October 16 they were investigating an assault in which a man was decapitated on the outskirts of Paris and the attacker shot by police. The attack happened at around 5 pm (1500 GMT) near a school in Conflans Saint-Honorine, a western suburb of the French capital. The man who was decapitated was a history teacher who had recently shown caricatures of the Prophet Mohammed in class. French prosecutors are treating the attack as a terror incident, which coincides with the trial of alleged accomplices of the 2015 Charlie Hebdo attackers and comes weeks after a man injured two people he thought worked for the magazine. (Photo by ABDULMONAM EASSA / POOL / AFP)
Lokasi pembunuhan guru yang bahas kartun Nabi Muhammad di Paris (Foto: AFP/ABDULMONAM EASSA)
Paris -

Polisi mengungkap motif penyerangan yang terjadi di pinggir Ibu Kota Paris. Penyerang memenggal kepala seorang guru sejarah di Prancis yang baru-baru ini memperlihatkan kartun Nabi Muhammad SAW di kelasnya.

Dilansir AFP, Sabtu (17/10/2020) penyerang yang identitasnya belum diketahui ditembak oleh polisi pada saat penangkapan. Pelaku kemudian meninggal dunia karena luka parah akibat penembakan.

Penyerang juga meneriakkan 'Allahu Akbar' saat berhadapan dengan polisi. Polisi menyebut seruan itu sering diucapkan dalam serangan jihadis.

Jaksa anti-teror mengatakan mereka menganggap serangan itu sebagai 'pembunuhan yang terkait dengan organisasi teroris' dan terkait dengan 'hubungan kriminal teroris'.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron akan mengunjungi lokasi serangan pada Jumat malam waktu setempat.

Diketahui serangan itu terjadi di pinggiran Paris, pada Jumat (16/10) waktu setempat sekitar pukul 5 sore dekat sebuah sekolah di Conflans Saint-Honorine, pinggiran barat laut yang terletak sekitar 30 kilometer dari pusat ibu kota Prancis.

Menurut sumber polisi, korban adalah seorang guru sejarah di sekolah menengah setempat yang baru-baru ini membahas kartun Nabi Muhammad di kelas.

Simak video 'Sadis! Guru Sejarah di Paris Dipenggal Usai Diskusi Karikatur Nabi':

[Gambas:Video 20detik]




(lir/lir)