Debat Capres AS Batal, Trump dan Biden 'Berduel' dalam Diskusi Terpisah

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 09:26 WIB
FILE - This combination of Sept. 29, 2020,  file photos shows President Donald Trump, left, and former Vice President Joe Biden during the first presidential debate at Case Western University and Cleveland Clinic, in Cleveland, Ohio. Amid the tumult of the 2020 presidential campaign, one dynamic has remained constant: The Nov. 3 election offers voters a choice between substantially different policy paths. (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Donald Trump dan Joe Biden (AP Photo/Patrick Semansky, File)
Philadelphia -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan penantangnya, Joe Biden, calon presiden (capres) dari Partai Demokrat sama-sama menggelar diskusi town-hall secara terpisah setelah debat capres kedua batal digelar. Biden kembali menyerang cara Trump menangani pandemi virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir Reuters, Jumat (16/10/2020), diskusi town-hall yang digelar Trump dan Biden disiarkan secara langsung oleh televisi setempat pada Kamis (15/10) malam, tepatnya pada jam tayang utama. Meski menggelar acara di lokasi terpisah, Trump dan Biden pun seperti 'berduel' secara tidak langsung.

Dalam diskusi town-hall yang ditayangkan televisi ABC, Biden berbicara kepada para pemilih di Philadelphia. Dia berusaha menyoroti cara penanganan yang diambil pemerintahan Trump, dengan menyalahkan sang Presiden AS yang meremehkan virus Corona yang telah menewaskan lebih dari 216 ribu orang di wilayah AS ini.

"Dia (Trump-red) bilang dia tidak memberitahu siapa pun karena dia takut warga Amerika akan panik," ucap Biden dalam acara diskusi town-hall di Philadelphia.

"Warga Amerika tidak panik. Dia yang panik," imbuhnya.

Trump membela responsnya terhadap pandemi Corona juga membela perilaku pribadinya, termasuk saat menggelar acara di Rose Garden Gedung Putih yang dihadiri banyak orang namun hanya sedikit yang memakai masker dan mempraktikkan social distancing. Acara di Rose Garden itu disebut sebagai acara 'superspreader' Corona dengan beberapa hadirin dinyatakan positif terinfeksi.

"Hei, saya presiden -- Saya harus melihat rakyat, saya tidak bisa berada di ruang bawah tanah," ucap Trump dalam diskusi outdoor di Miami, yang ditayangkan oleh stasiun televisi NBC.

Diskusi town-hall yang digelar Trump ini menghadirkan para pemilih di Miami. Dalam diskusi ini, Trump secara implisit mengkritik Biden karena menghabiskan waktu berbulan-bulan tanpa berkampanye langsung selama Corona merajalela.

Trump juga menyatakan dirinya 'mendengar cerita berbeda' soal kemanjuran masker. Padahal pakar kesehatan dari pemerintahannya sendiri menegaskan pemakaian masker menjadi kunci untuk menghentikan penyebaran Corona.

Debat capres kedua yang awalnya dijadwalkan pada 15 Oktober waktu setempat, batal digelar setelah Trump menolak ikut debat yang formatnya diubah menjadi debat virtual. Komisi Debat Kepresidenan AS mengubah format debat kedua -- yang tadinya town-hall menjadi virtual -- setelah Trump didiagnosis positif Corona pada awal Oktober lalu. Debat capres terakhir pada 22 Oktober mendatang di Nashville, Tennessee, masih akan berjalan sesuai jadwal.

Tonton video 'Pilpres AS, Carolina Utara Lakukan Pemungutan Suara Lebih Cepat':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)