Round-Up

Wajah 'Oranye' Trump Jadi Buah Bibir Kala Kampanye

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 21:09 WIB
SANFORD, FLORIDA - OCTOBER 12: President Donald Trump waves to the crowd as he leaves after speaking during a campaign event at the Orlando Sanford International Airport on October 12, 2020 in Sanford, Florida. Trump was holding his first campaign rally since his coronavirus diagnosis as he continues to campaign against Democratic presidential candidate Joe Biden.   Joe Raedle/Getty Images/AFP
Foto: Presiden Donald Trump berkampanye di Florida (Joe Raedle/Getty Images/AFP)
Washington DC -

Kulit wajah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi buah bibir di media sosial. Wajah Trump tampak berwarna oranye saat sedang berkampanye.

Saat ini wajah oranye Trump ini tengah ramai dibahas di media sosial. Yakni saat Trump kembali berkampanye lagi usai sembuh dari COVID-19.

Namun, sebenarnya kulit Trump yang berwarna oranye itu sudah menjadi perbincangan sejak 2016, saat Trump masih menjadi capres.

Dilansir dari Business Insider, 22 Oktober 2016, para penata rias menduga Trump memakai penyamak kulit. Yakni untuk membuat kulit Trump tampak eksotis dengan metode tanning bed dan spray tan.

"Saya tahu persis apa yang dia lakukan pada dirinya sendiri - tanning bed, spray tan, dia memakai kacamata dan Anda dapat melihat hiper-pigmentasi di sekitar matanya," Jason Kelly, penata rias yang berbasis di Cleveland.

Sementara itu, ahli penata rias lain menduga penyamakan kulit wajah Trump itu kurang tepat karena dikerjakan dengan tidak terampil.

"Anda harus sangat terampil saat menambahkan riasan di atas penyamakan sendiri," kata Dante Fitzpatrick, direktur desain airbrush di Beach Bum Tanning kepada NY Daily News.

Selanjutnya
Halaman
1 2