Mesir Tangkap Saksi Kasus Pemerkosaan Beramai-ramai di Hotel Mewah

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 14:18 WIB
Gerakan #MeToo di Mesir terancam usai saksi kasus pemerkosaan ditangkap (AFP Photo)
Foto: Gerakan #MeToo di Mesir terancam usai saksi kasus pemerkosaan ditangkap (AFP Photo)

Hoda al-Sadda, seorang akademisi di Universitas Kairo, menyatakan keprihatinannya atas perkembangan tersebut.

"Kasus yang jelas dengan bukti nyata berubah menjadi kasus di mana pelakunya menjadi korban dan saksi dituduh. Menakutkan," kata Sadda.

Beberapa saksi yang ditahan juga menjadi sasaran kampanye kotor, dengan gambar yang disebar di internet.

Ini bukan pertama kalinya mereka yang mengecam kekerasan terhadap perempuan di Mesir justru menjadi sasaran.

Awal tahun ini, remaja bernama Menna Abdel-Aziz, dengan wajah babak belur dan memar, memposting video di media sosial di mana dia mengatakan bahwa dia telah diperkosa secara beramai-ramai.

Tanggapan pihak berwenang cepat: mereka menangkap para tersangka penyerang, bersama dengan gadis berusia 17 tahun itu, menuduh mereka semua "mempromosikan pesta pora".

Bahkan influencer media sosial wanita telah menjadi perhatian pihak berwenang. Pada Juli, lima orang dijatuhi hukuman penjara atas tuduhan melanggar moral publik atas konten yang diposting ke aplikasi berbagi video TikTok.

Halaman

(rdp/ita)