Anwar Ibrahim Klaim Didukung Mayoritas Parlemen, Ini Kata Mahathir

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 18:52 WIB
Malaysias Prime Minister Mahathir Mohamad speaks during an interview with Reuters in Putrajaya, Malaysia June 19, 2018. REUTERS/Lai Seng Sin
Mahathir Mohamad (Dok. REUTERS/Lai Seng Sin)
Kuala Lumpur -

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, mengomentari pergolakan politik terbaru di negaranya. Mahathir menyatakan dirinya akan 'menunggu dan melihat' apa yang konkret dari klaim Anwar Ibrahim soal dirinya didukung mayoritas parlemen dan berhak membentuk pemerintahan baru.

Seperti dilaporkan TheEdge Singapore dan dilansir The Star, Rabu (23/9/2020), Mahathir menyatakan bahwa ini bukan pertama kalinya Anwar mengklaim dirinya mendapatkan dukungan mayoritas dari anggota parlemen Malaysia.

"Kita harus menunggu untuk melihat apakah ini episode lainnya dari membuat klaim yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya," cetus Mahathir dalam pernyataannya.

Dalam konferensi pers, Anwar mengklaim dirinya mendapatkan dukungan mayoritas parlemen untuk membentuk pemerintahan baru. Namun dia tidak menyebut lebih lanjut jumlah anggota parlemen yang diklaim mendukungnya itu.

Anwar bahkan menyatakan pemerintahan Perikatan Nasional yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin telah jatuh.

Menanggapi klaim Anwar, PM Muhyiddin menegaskan dirinya masih PM Malaysia yang sah. Ditegaskan PM Muhyiddin bahwa klaim Anwar harus dibuktikan sesuai dengan proses dan metode yang ditentukan oleh Konstitusi Federal.

"Tanpa melalui proses, pernyataan Anwar hanyalah klaim. Hingga terbukti sebaliknya, pemerintahan Perikatan Nasional masih berdiri kokoh dan saya Perdana Menteri yang sah," tegas PM Muhyiddin dalam keterangan tertulis, seperti dilansir The Star.

(nvc/ita)