Kebakaran di Gedung Dekat Pelabuhan Beirut, Penyebabnya Misterius

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 17:51 WIB
People gather next of firefighters who are extinguish a building under construction that was the work of late Iraq-born British architect Zaha Hadid, in Beirut, Lebanon, Tuesday, Sept. 15, 2020. A fire broke out Tuesday in a downtown Beirut building near the citys port where an explosion last month killed nearly 200, wounded thousands and left the citys residents traumatized. (AP Photo/Fadi Tawil)
Kebakaran melanda sebuah gedung yang terletak dekat pelabuhan Beirut yang menjadi lokasi ledakan dahsyat bulan lalu (AP Photo/Fadi Tawil)
Beirut -

Kebakaran melanda sebuah gedung yang terletak dekat pelabuhan Beirut di Lebanon, yang menjadi lokasi ledakan dahsyat yang menewaskan nyaris 200 orang bulan lalu. Penyebab kebakaran ini belum diketahui pasti.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (15/9/2020), kebakaran itu melanda sebuah gedung berbentuk oval yang merupakan hasil karya arsitek Inggris kelahiran Irak, Zaha Hadid. Gedung itu masih dalam proyek pembangunan dan berlokasi di jalanan utama kota Beirut, yang juga melewati pelabuhan setempat.

Seorang pejabat Pertahanan Sipil Lebanon menyatakan bahwa petugas pemadam kebakaran telah berhasil memadamkan api yang membakar gedung tersebut. Ketika petugas pemadam pertama tiba di lokasi pada Selasa (15/9) waktu setempat, api berkobar sangat kuat di gedung tersebut.

"Ketika kami tiba pertama kali, apinya sangat kuat. Ini adalah gedung yang masih dalam pembangunan, yang dikenal sebagai gedung oval di pasar Beirut," tutur salah satu personel Departemen Pemadam Kebakaran setempat, Fadi Mazboudi.

"Yang terbakar adalah bahan penyekat antara bagian dalam dan luar gedung," sebutnya. "Petugas pemadam kebakaran dan pertahanan sipil mampu mengendalikan api secepat mungkin meskipun kemampuan terbatas," imbuh Mazboudi.

Penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mencari tahu penyebab kebakaran itu. Belum ada laporan korban luka akibat kebakaran ini.

Ini menjadi kebakaran ketiga yang terjadi di Beirut dalam sepekan terakhir. Dua kebakaran sebelumnya terjadi di dalam area pelabuhan Beirut, termasuk satu kebakaran besar pada pekan lalu yang memicu kepanikan warga setempat. Penyebab dari kebakaran-kebakaran itu masih belum jelas hingga kini.

Diketahui bahwa warga Beirut masih terguncang akibat ledakan dahsyat pada 4 Agustus lalu, yang menewaskan nyaris 200 orang dan melukai 6.500 orang lainnya. Separuh kota Beirut bahkan mengalami kerusakan akibat ledakan yang terjadi di gudang yang digunakan untuk menyimpan nyaris 3 ribu ton amonium nitrat itu.

(nvc/ita)