Nyaris 550 Ribu Anak di AS Dinyatakan Positif Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 16:57 WIB
Virus Corona telah menewaskan hampir 50 ribu orang di AS. Dalam sehari, angka kematian baru pasien Corona (COVID-19) mencapai 3.176 orang.
Ilustrasi (AP Photo)
Washington DC -

Nyaris 550 ribu anak di berbagai wilayah Amerika Serikat (AS) telah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Angka itu tercatat sejak pertama kalinya virus Corona terdeteksi di wilayah AS.

Seperti dilansir CNN, Selasa (15/9/2020), laporan Akademi Pediatri Amerika dan Asosiasi Rumah Sakit Anak menyatakan bahwa 72.933 kasus Corona pada anak-anak dilaporkan mulai 27 Agustus hingga 10 September. Jumlah itu mengalami peningkatan 15 persen untuk kasus Corona pada anak dalam dua pekan terakhir.

Menurut laporan mingguan kedua kelompok itu, total sedikitnya 549.432 kasus Corona pada anak kini tercatat di berbagai wilayah AS.

Kasus-kasus Corona pada anak itu tercatat berdasarkan usia dan datanya disediakan oleh Departemen Kesehatan dari 49 negara bagian AS, New York City, District of Columbia, Puerto Rico dan Guam. Namun hanya sebagian negara bagian yang melaporkan kasus rawat inap dan kematian berdasarkan usia.

Dari data yang tersedia dari 24 negara bagian AS dan New York City, anak-anak mencapai 0,6 persen dari total 3,6 persen kasus rawat inap yang dilaporkan, dan antara 0,3 persen hingga 8,2 persen dari seluruh kasus Corona pada anak yang berakhir di rumah sakit.

Dari 42 negara bagian AS yang melacak kematian berdasarkan usia, anak-anak mencapai nol persen hingga 0,3 persen kematian. Untuk 18 negara bagian AS yang melaporkan kematian berdasarkan usia, tidak ada kematian pada anak-anak. Akademi Pediatri Amerika menyatakan pihaknya menginginkan pelaporan yang lebih detail dari negara-negara bagian di AS.

"Saat ini, tampaknya penyakit parah akibat COVID-19 tergolong jarang pada anak-anak," sebut laporan itu.

"Namun, otoritas negara bagian harus terus menyampaikan laporan terperinci soal kasus-kasus COVID-19, pemeriksaan, rawat inap dan kematian berdasarkan usia dan ras/etnis agar dampak COVID-19 pada kesehatan anak-anak bisa dicatat dan dipantau," imbuh laporan itu.

Menurut laporan Akademi Pediatri Amerika dan Asosiasi Rumah Sakit Anak, anak-anak mewakili hampir 10 persen dari semua kasus Corona yang dilaporkan di AS. Namun banyak kasus anak-anak yang kemungkinan tidak dilaporkan karena karena penghitungannya berdasarkan pada data setiap negara bagian yang dikumpulkan tidak secara konsisten.

(nvc/ita)