Gedungnya Dipakai Trump untuk Kampanye, Perusahaan AS Kena Denda

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 15:22 WIB
President Donald Trump arrives to speak at a rally at Xtreme Manufacturing, Sunday, Sept. 13, 2020, in Henderson, Nev. (AP Photo/Andrew Harnik)
Donald Trump saat menggelar kampanye indoor di Henderson, Nevada (AP Photo/Andrew Harnik)
Nevada -

Sebuah perusahaan di Nevada, Amerika Serikat (AS), yang mengelola lokasi kampanye indoor Presiden AS, Donald Trump, dijatuhi hukuman denda sebesar US$ 3 ribu (Rp 44,5 juta) karena melanggar aturan pembatasan virus Corona (COVID-19) yang berlaku di negara bagian itu.

Seperti dilansir CNN, Selasa (15/9/2020), kampanye Trump yang dihadiri ribuan orang di kota Henderson, Nevada, pada Minggu (13/9) waktu setempat diketahui digelar di secara indoor di dalam sebuah fasilitas yang dimiliki Xtreme Manufacturing.

Acara kampanye Trump itu dinyatakan melanggar pembatasan Corona yang diberlakukan oleh otoritas negara bagian Nevada, tepatnya larangan berkumpul dengan melibatkan 50 orang atau lebih.

Orang-orang yang hadir dalam kampanye itu juga tidak diwajibkan memakai masker dan praktik social distancing tidak banyak dipatuhi.

Otoritas kota Henderson telah memperingatkan pihak Xtreme Manufacturing sejak awal bahwa mereka melanggar aturan jika kampanye tetap digelar. Namun kampanye itu tetap berlangsung sesuai jadwal.

"Selama acara tersebut, seorang petugas mengamati adanya enam pelanggaran terhadap arahan (otoritas negara bagian Nevada) dan Divisi Operasi Bisnis Kota telah menerbitkan Pemberitahuan Pelanggaran Lisensi Bisnis untuk Xtreme Manufacturing dan membebankan denda sebesar US$ 3 ribu," demikian pernyataan pejabat senior informasi publik kota Henderson, Kathleen Richards, kepada CNN.

Richards menambahkan bahwa pihak Xtreme Manufacturing 'memiliki waktu 30 hari untuk merespons pemberitahuan itu dan membayar denda atau mempersengketakan pemberitahuan pelanggaran itu'.

Kampanye Trump yang digelar secara indoor atau di dalam ruangan pada Minggu (13/9) waktu setempat, menjadi kampanye indoor pertamanya sejak Juni lalu. Kampanye indoor terakhir Trump yang digelar di Tulsa, Oklahoma, menuai kritikan dan disalahkan atas lonjakan kasus Corona yang terjadi saat itu.

(nvc/ita)