Diperingatkan Terpapar Corona, PM Finlandia Diminta Isolasi Mandiri

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 06:43 WIB
Finlands Prime Minister Sanna Marin arrives for the EU summit on a coronavirus recovery package at the European Council building in Brussels on July 19, 2020 - An acrimonious EU summit headed into a third day as leaders remained deadlocked over a huge post-coronavirus economic recovery plan, unable to overcome fierce resistance from the Netherlands and its
PM Finlandia Sanna Marin. (Foto: AFP/JOHN THYS)
Helsinki -

Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin bakal bekerja jarak jauh sampai pemberitahuan lebih lanjut, menyusul peringatan dirinya terpapar virus Corona. Marin juga akan menjalani pemeriksaan Corona.

Dilansir AFP, Jumat (11/9/2020), sebuah aplikasi virus Corona di Finlandia memperingatkan bahwa Marin mungkin saja terpapar virus Corona dan diminta untuk menjalani isolasi mandiri. Marin, 34 tahun, "akan diuji untuk COVID-19," ujar pernyataan kantor PM Finlandia.

Marin juga disebutkan "Tidak menunjukkan gejala dan merasa baik-baik saja," kata sebuah pernyataan.

Pada 18 Agustus lalu, Marin mengungkapkan bahwa dirinya mengalami gejala pernapasan. Gejala pernapasan merupakan salah satu gejala seseorang terkena virus Corona. Namun perlu tes swab untuk memastikannya.

"Saya mengalami gejala pernapasan ringan. Saya akan menjalani tes corona dan bekerja dari jarak jauh," kata Marin di Twitter.

Untuk diketahui, Finlandia baru saja meluncurkan aplikasi pelacakan virus Corona pada awal September yang memungkinkan pengguna smartphone menerima peringatan ketika mereka melakukan kontak dekat dengan seseorang yang dites positif virus Corona. Aplikasi Koronavilkku sudah diunduh 1,8 juta kali.

Tonton juga video 'Inggris Terapkan Aturan Baru, Berkumpul Lebih dari 6 Orang Bisa Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/dwia)