Korban Tewas Ledakan Gas di Masjid Bangladesh Bertambah Jadi 16 Orang

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 06 Sep 2020 03:27 WIB
Ilustrasi Kebakaran. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Dhaka -

Sebuah ledakan yang diduga berasal dari kebocoran gas terjadi di masjid, Bangladesh. Korban tewas menjadi 16 orang dan puluhan lainnya menderita luka bakar.

Seperti dilansir kantor AFP, Minggu (6/9/2020), menurut pihak layanan para jemaah sedang beribadah pada Jumat (4/9) malam, ledakan muncul dan memasuki masjid di distrik Narayanganj, Bangladesh.

Penyelidik mencurigai percikan api dari AC-yang muncul setelah pemadaman listrik-memicu gas.

"Gas bocor memasuki masjid," kata pemadam kebakaran Narayanganj, Abdullah Al Arefin, kepada AFP.

"Ketika mereka menutup jendela dan pintu serta menyalakan AC, ada percikan listrik yang menyebabkan ledakan di dalam masjid," ujarnya.

Juru bicara rumah sakit Samanta Lal Sen menuturkan 16 orang yang meninggal termasuk di antaranya 37 orang yang dibawa ke rumah sakit spesialis luka bakar di Dhaka. Ia menambahkan, kondisi 21 pasien yang tersisa 'sangat kritis' dan semuanya mengalami luka bakar 70 hingga 80 persen.

Polisi mengatakan sedikitnya 45 orang terluka akibat ledakan itu dan orang-orang berbicara tentang bau gas bocor. Di Bangladesh, peraturan keselamatan sering dilanggar. Ratusan orang terbunuh setiap tahun dalam kebakaran di negara berpenduduk 168 juta orang itu.

Pada Februari tahun lalu, api unggun di kawasan tua Dhaka menewaskan 78 orang. Satu bulan kemudian, 25 orang tewas ketika kobaran api melanda blok kantor Dhaka.

Lihat video 'Pipa Gas Meledak Dekat Masjid Bangladesh, Puluhan Orang Terluka':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/rfs)