Round-Up

Urusan Kesehatan Bikin Shinzo Abe Lepaskan Jabatan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 29 Agu 2020 08:55 WIB
Japanese Prime Minister Shinzo Abe speaks during a press conference at the prime minister official residence in Tokyo Friday, Aug. 28, 2020. Abe, Japan’s longest-serving prime minister, says he’s resigning because a chronic illness has resurfaced. (Franck Robichon/Pool Photo via AP)
Foto: PM Shinzo Abe (Franck Robichon/Pool Photo via AP)
Tokyo -

Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe memutuskan untuk melepaskan jabatannya. Keputusan ini diambil karena kondisi kesehatan Abe.

Abe diketahui menderita penyakit kronis yang disebut kolitis ulseratif sejak remaja. Penyakit ini menyebabkan peradangan di saluran pencernaan atau disebut juga sebagai radang usung kronis.

Seperti dilaporkan media nasional Jepang, NHK, Jumat (28/8/2020), penderita penyakit kolitis ulseratif (ulcerative colitis) mengalami sakit perut yang parah dan diare terus-menerus, karena lapisan usus besar mengalami peradangan.

Abe diketahui pertama menjabat PM Jepang tahun 2006 saat usianya 52 tahun -- yang termuda di Jepang era pascaperang. Namun setahun setelah menjabat, dia mundur dari jabatannya karena mulai mengalami gejala yang parah.

Abe kembali ke dunia politik sekitar 5 tahun kemudian, atau pada Desember 2012 dan memimpin Jepang untuk periode kedua. Kondisinya saat itu tampak stabil berkat pengobatan baru yang menekan peradangan ususnya.

Masa jabatan Abe sebagai PM Jepang telah mencapai 7 tahun 8 bulan. Hal ini menjadikan Abe sebagai PM Jepang yang menjabat paling lama.

Namun sejumlah sumber menyebut sejumlah kelainan ditemukan saat Abe menjalani pemeriksaan terbaru pada Juni lalu. Disebutkan sumber itu bahwa hasil pemeriksaan kedua di Rumah Sakit Universitas Keio pada 17 Agustus lalu menemukan bahwa kondisinya semakin memburuk.

Sejumlah sumber itu menyebut bahwa pemeriksaan lanjutan sekitar satu pekan kemudian, menunjukkan bahwa gejala-gejalanya mereda dengan penggunaan obat. Namun para dokter menyatakan bahwa Abe perlu melanjutkan pengobatan hingga tahun depan.

Abe diketahui mendatangi rumah sakit untuk memeriksakan diri sebanyak dua kali dalam dua pekan terakhir, yang semakin mengobarkan spekulasi soal kesehatannya yang memburuk.

Selanjutnya
Halaman
1 2