Sosok Kamala Harris, Pendamping Capres Joe Biden Melawan Donald Trump

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 13:16 WIB
Senator Kamala Harris (D-CA) speaks to reporters after the Senate reached an agreement to end the shut down of the federal government on Capitol Hill in Washington, U.S., January 22, 2018.      REUTERS/Joshua Roberts
Foto: REUTERS/Joshua Roberts/Sosok Kamala Harris, Pendamping Capres John Biden Melawan Donald Trump
Jakarta -

Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Joe Biden memilih senator Kamala Harris sebagai pendampingnya pada Pilpres AS yang dijadwalkan pada November 2020 mendatang. Sosok Kamala Harris dinilai mampu melengkapi Biden untuk mengalahkan presiden petahana Donald Trump

Kamala Harris merupakan perempuan keturunan Afrika dan keturunan Asia pertama yang dipilih sebagai cawapres. Biden menilai Kamala dapat menarik pemilih wanita. Terutama pemilih wanita yang berada di pinggiran AS. Kamala diketahui sempat bertarung melawan Biden dalam konvensi calon presiden Partai Demokrat 2020.

Berikut sosok Kamala Harris:

Kamala Devi Harris yang lahir di Oakland, California pada 20 Oktober 1964 adalah seorang politikus dan pengacara Amerika. Dia menjabat sebagai senator junior Amerika Serikat dari California sejak 2017.

Dia merupakan lulusan Howard University dan University of California, Hastings College of the Law. Haris memulai karirnya di Kantor Pengacara Distrik Alameda County sebelum direkrut ke Kantor Jaksa Wilayah San Francisco dan kemudian kantor Pengacara Kota San Francisco.

Kemudian Kamala terpilih sebagai jaksa wilayah ke-27 di San Francisco pada tahun 2003. Dia lalu terpilih sebagai Jaksa Agung California pada tahun 2010, dan terpilih kembali pada tahun 2014.

Kariernya sebagai senat dimulai pada November 2016. Saat itu Kamala mengalahkan Loretta Sanchez dalam pemilihan senat untuk menggantikan senator Barbara Boxer yang keluar. Ketika terpilih, Kamala merupakan senator wanita ketiga California, senator wanita Afrika-Amerika kedua, dan orang Asia Selatan-Amerika pertama yang bertugas di senat Amerika Serikat.

Lalu Kamala Harris mencalonkan diri dalam konvensi Partai Demokrat untuk Presiden Amerika Serikat pada pemilu 2020. Namun dia mengakhiri kampanye pada 3 Desember 2019 dengan alasan kekurangan dana. Akhirnya, capres Joe Biden mengumumkan Kamala Harris untuk pemilihan presiden Amerika Serikat 2020 pada 11 Agustus 2020, menjadi calon wakil presiden wanita partai besar ketiga AS setelah Geraldine Ferraro dan Sarah Palin.

Kehidupan pribadi Kamala Harris menarik disimak. Dia menikah dengan pengacara Douglas Emhoff pada 22 Agustus 2014, di Santa Barbara, California. Pasangan itu tidak memiliki anak tetapi Kamala Harris adalah ibu tiri dua anak Emhoff dari pernikahan sebelumnya.

Bagaimana dengan keluarga Kamala Harris?

Ibu Kamala Harris, Shyamala Gopalan, adalah seorang ilmuwan kanker payudara yang pindah ke AS dari Tamil Nadu, India pada tahun 1960. Saat itu Shymala sedang menempuh pendidikan doktor dalam bidang endokrinologi di UC Berkeley.

Ayahnya, Donald Harris, adalah seorang profesor ekonomi Universitas Stanford. Orangtuanya bercerai ketika dia berusia tujuh tahun. Kamala Harris dibesarkan di Berkeley, California, dengan adik perempuannya, Maya Harris. Kakak perempuan Kamala Harris, Maya Harris adalah seorang analis politik.

Saudara iparnya Tony West adalah mantan pejabat senior Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan keponakannya Meena Harris adalah pendiri Phenomenal Women Action Campaign. Sosok Kamala Harris yang berasal dari ras campuran menurut CNN merupakan keuntungan bagi Biden. "Memungkinkan Harris untuk terhubung dengan berbagai identitas dan menjangkau banyak audiens dan pemilih."

(nwy/pal)