Kerusuhan Terjadi di Chicago AS, Toko-toko Dijarah

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 23:53 WIB
CHICAGO, ILLINOIS - AUGUST 10: Police investigate where a shooting took place on Michigan Ave. hours after the city suffered from widespread looting and vandalism, on August 10, 2020 in Chicago, Illinois. Police made several arrests during the night of unrest and recovered at least one firearm.   Scott Olson/Getty Images/AFP
Foto: Polisi berjaga saat kerusuhan di Chicago (AFP/SCOTT OLSON)
Chicago -

Bentrok antara perusuh dan polisi terjadi di Chicago, Amerika Serikat (AS). Para perusuh merusak hingga menjarah toko-toko di pusat kota.

Dilansir AFP, Senin (10/8/2020) lebih dari 100 orang ditangkap dan 13 petugas kepolisian terluka saat perusuh menghancurkan jendela dan toko-toko kelas atas di pusat Kota Chicago.

"Tembakan ke arah polisi yang membalas tembakan," ujar juru bicara polisi Chicago, Tom Ahern dalam akun Twitternya, Senin pagi waktu setempat. Dia menambahkan bahwa tidak ada petugas kepolisian yang tertembak dalam kejadian itu.

Media lokal mengatakan, aparat penegak hukum belum mengetahui apa yang memicu kerusuhan itu. Namun kegaduhan terjadi setelah polisi melaporkan terjadinya penembakan di lingkungan kota Englewood.

Puing-puing berserakan di tempat parkir di luar Best Buy. Sementara jendela Apple Store tampak pecah.

Protes atas rasisme dan pembunuhan George Floyd telah meletus di seluruh Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir. Di mana kematian George Floyd itu terjadi pada 25 Mei lalu.

Namun, Walikota Chicogo, Lori Lightfood menggambarkan kerusuhan itu sebagai protes "hina, kriminal murni" dan "tidak ada hubungan dengan protes yang sah".

"Kami juga harus mengambil tindakan di saat tantangan seperti ini dan tidak memberikan perlindungan kepada penjahat," katanya.

Otoritas transit Chicago menangguhkan semua layanan kereta dan bus ke pusat kota atas permintaan pejabat setempat demi keselamatan publik. Jembatan yang menuju ke kota juga ditutup untuk membatasi akses publik.

(lir/lir)