Ledakan di Lebanon Rusak Kapal PBB, Pasukan Penjaga Perdamaian Luka-luka

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 10:59 WIB
Dua ledakan besar mengguncang area pelabuhan di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8) waktu setempat. Selain menghancurkan jendela gedung, ledakan ini juga merusak sejumlah mobil.
Dampak kerusakan akibat ledakan besar di pelabuhan Beirut, Lebanon (AP Photo/Hassan Ammar)
Beirut -

Sebuah kapal milik satuan tugas maritim Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang sedang berlabuh di pelabuhan Beirut, Lebanon, rusak akibat ledakan besar yang mengguncang Selasa (4/8) waktu setempat. Sejumlah personel Pasukan Penjaga Perdamaian dilaporkan luka-luka.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Rabu (5/8/2020), pasukan Interim PBB di Lebanon (UNIFIL) dalam pernyataannya menyebut beberapa personel mereka mengalami luka-luka akibat ledakan besar di pelabuhan Beirut, dengan beberapa personel mengalami luka serius. Jumlah pasti personel yang luka-luka tidak disebut lebih jelas.

"UNIFIL tengah membawa anggota pasukan penjaga perdamaian yang luka-luka ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis," demikian pernyataan UNIFIL.

"UNIFIL saat ini tengah menaksir situasinya, termasuk skala dampaknya pada personel UNIFIL," imbuh pernyataan itu.

Sebuah kapal milik UNIFIL yang sedang berlabuh di pelabuhan Beirut juga mengalami kerusakan akibat ledakan itu.

UNIFIL menyatakan siap memberikan bantuan kepada Lebanon jika dibutuhkan.

"Kami bersama rakyat dan pemerintah Lebanon pada masa-masa sulit ini dan siap membantu dan memberikan bantuan dan dukungan apapun," sebut Kepala Misi dan Komandan UNIFIL, Mayor Jenderal Stefano Del Col.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa ledakan besar ini menewaskan sedikitnya 78 orang dan melukai sekitar 4 ribu orang lainnya.

(nvc/dhn)