Ledakan Besar Terjadi di Beirut, Trump: AS Siap Bantu Lebanon

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 07:18 WIB
President Donald Trump speaks in an address to the nation from the Oval Office at the White House about the coronavirus Wednesday, March, 11, 2020, in Washington. (Doug Mills/The New York Times via AP, Pool)
Foto Donald Trump: (Doug Mills/The New York Times via AP, Pool)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa ledakan besar di Beirut, Lebanon, yang menewaskan puluhan orang dan ribuan orang luka-luka. Trump menyatakan AS siap membantu Lebanon.

"Mari kita mulai mengirimkan doa, Amerika menyampaikan duka cita mendalam untuk orang-orang di Lebanon, di mana laporan menunjukkan banyak orang tewas, ratusan lainnya terluka parah dalam ledakan besar di Beirut," kata Trump pada konferensi pers Selasa malam, dilansir CNN, Rabu (5/8/2020).

"Doa kami tujukan untuk semua korban dan keluarga mereka. Amerika Serikat siap membantu Lebanon," imbuh Trump.

Trump mengatakan hubungan bilateral antara Amerika dan Lebanon sangat baik. Karena itu, AS siap memberikan bantuan ke Lebanon.

"Hubungan (AS) sangat baik dengan rakyat Lebanon, dan kami akan ada di sana untuk membantu," ucapnya.

Trump menilai ledakan besar di Beirut itu seperti serangan yang mengerikan. Trump juga menduga ledakan itu dipicu oleh serangan bom dari teroris

"Sepertinya serangan yang mengerikan," kata Trump.

Ada laporan yang saling bertentangan tentang penyebab ledakan itu, pada awalnya ledakan diduga karena kebakaran besar di gudang dekat pelabuhan. Direktur direktorat keamanan umum kemudian mengatakan ledakan itu disebabkan oleh 'bahan peledak tinggi' yang disita, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Trump menilai ledakan itu adalah serangan. Trump menyebut hasil analisis terkait 'serangan' ini sudah didiskusikannya bersama militer Amerika.

"Sepertinya itu berdasarkan ledakan," kata Trump.

"Saya telah bertemu dengan beberapa jenderal besar kita, dan mereka sepertinya merasa bahwa itu bukan-semacam jenis peristiwa ledakan, ini menurut mereka (militer AS), tapi mereka (militer AS) yang lebih tahu daripada saya, tetapi mereka tampaknya berpikir itu adalah serangan. Itu semacam bom," kata Trump.

Diketahui, sebuah ledakan besar mengguncang Beirut, Lebanon. Ledakan besar itu melukai puluhan orang dan merusak jendela di gedung-gedung di seluruh kota.

Dilansir CNN, Selasa (4/8) sumber ledakan pada awalnya diyakini sebagai kebakaran besar di sebuah gudang petasan di dekat pelabuhan Beirut. Ledakan besar itu membentuk seperti awan jamur dan merusak bangunan di pelabuhan.

Tonton video 'Trump Kirim Doa Bagi Korban Ledakan di Lebanon':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2