Microsoft Akan Beli TikTok, Trump: Pemerintah AS Mesti Dapat Jatah

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 10:40 WIB
WASHINGTON, DC - JULY 21: U.S. President Donald Trump talks to holds up his face mask during a press conference in the Brady Press Briefing Room at the White House July 21, 2020 in Washington, DC. Trump focused on his administrations handling of the global coronavirus pandemic. Poll numbers about his handling of COVID-19 have been falling as cases of deadly virus have spiked across the country.   Chip Somodevilla/Getty Images/AFP
Foto: Presiden AS Donald Trump (Chip Somodevilla/Getty Images/AFP)
Washington DC -

Microsoft akan membeli aplikasi video TikTok untuk cabang Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump mengatakan AS harus mendapatkan "jatah substansial" dari harga jual operasi aplikasi tersebut. Jika tidak, maka TikTok akan dilarang pada 15 September dan tidak ada penjualan.

Seperti dilansir dari Reuters, Senin (4/8/2020), Trump pada hari Jumat (31/7) lalu mengatakan ia berencana untuk melarang operasi aplikasi video milik China cabang AS itu sesegera mungkin.

Menurut laporan Reuters, pekan lalu beberapa investor menilai TikTok sekitar US$ 50 miliar, angka ini berdasarkan informasi orang-orang yang mengetahui masalah ini.

"Saya memang mengatakan bahwa jika Anda membelinya, berapa pun harganya yang jatuh ke tangan siapa pun yang memilikinya, karena saya rasa itu adalah China pada dasarnya... Saya mengatakan sebagian besar dari harga itu harus masuk ke Perbendaharaan Amerika Serikat karena kami memungkinkan perjanjian ini terjadi," kata Trump.

Trump kemudian membela upayanya untuk itu. Dia menambahkan "tidak ada orang lain yang akan memikirkannya kecuali saya, tapi itulah cara saya berpikir."

Nicholas Klein, seorang pengacara di DLA Piper, mengatakan secara umum "pemerintah tidak memiliki wewenang untuk mengambil bagian dari kesepakatan pribadi melalui" Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS), yang merupakan komite antarlembaga yang meninjau beberapa investasi asing di Amerika Serikat.

Tonton video 'Microsoft Dikabarkan Akan Beli TikTok, Donald Trump Keukeuh Blokir':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2