Ribuan Warga Israel Lakukan Unjuk Rasa Tuntut Benjamin Netanyahu Mundur

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 03:53 WIB
File - In this Sunday, Dec. 29, 2019 file photo, Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu attends the weekly cabinet meeting at his office in Jerusalem. Netanyahu said Monday that he would seek immunity from corruption charges, likely delaying any trial until after March elections, when he hopes to have a majority coalition that will shield him from prosecution. (Abir Sultan /Pool photo via AP, File)
Foto: Abir Sultan/Pool photo via AP, File
Jakarta -

Ribuan warga Israel memprotes Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Massa menuntut Netanyahu mengundurkan diri atas dugaan korupsi dan kebangkitan kasus virus Corona.

Dilansir AFP, Minggu (2/8/2020) massa aksi melakukan unjuk rasa dengan membawa spanduk, yang menyatakan Netanyahu telah gagal. Tidak hanya itu, massa juga menyerukan Netanyahu untuk mundur dari jabatanya.

Unjuk rasa ini berlangsung di depan kediaman resmi Netanyahu, di Yerusalem.

Di kota Tel Aviv, ratusan orang memprotes meningkatnya pengangguran. Pemerintah juga diduga gagal, mendukung wiraswasta yang kehilangan mata pencarian karena pandemi Corona.

Protes terhadap Netanyahu telah berlangsung selama berminggu-minggu. Netanyahu pada Sabtu malam menuduh saluran televisi swasta 12 dan 13 mengirimkan propaganda untuk demonstrasi.

"Mereka berusaha keras untuk mencuci otak publik, untuk menjatuhkan perdana menteri yang kuat dari Kanan," tulis partai Likud-nya dalam posting yang di-tweet oleh Netanyahu di Twitter.

"Mengabaikan sifat kekerasan dari protes dan seruan mereka untuk membunuh perdana menteri dan keluarganya," sambungnya.

Tonton video '55 Ditangkap di Aksi Demo Tuntut Benjamin Netanyahu Mundur':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)