Kasus Corona Naik Terus, Jerman Gelar Tes Massal di Bandara-bandara

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 09:54 WIB
A passenger waits at a test station for the novel coronavirus that can cause the COVID-19 disease at terminal A of Berlin Tegel airport on July 29, 2020. - Germany made coronavirus tests mandatory for travellers returning from at-risk areas, as fears grow over rising case numbers blamed on summer holidays and local outbreaks. (Photo by Tobias SCHWARZ / AFP)
Penumpang di Bandara Tegel, Jerman, menunggu giliran untuk menjalani tes Corona (AFP/TOBIAS SCHWARZ)
Berlin -

Bandara-bandara di Jerman mulai melakukan tes virus Corona (COVID-19) berskala besar terhadap para penumpang yang baru tiba dari luar negeri. Tes Corona ini digelar secara wajib namun gratis untuk banyak penumpang.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (30/7/2020), persiapan untuk tes Corona massal telah dilakukan di Bandara Tegel, Berlin, pada Rabu (29/7) waktu setempat.

Juru bicara bandara tersebut, Sabine Deckwerth, menuturkan bahwa dua ruangan telah dipersiapkan untuk tes massal tersebut. Namun ada juga satu ruangan lebih besar yang juga dipersiapkan, yang mengindikasikan bahwa otoritas setempat akan menggelar tes secara permanen untuk jangka panjang.

"Ruangan-ruangan ini tentu sedikit kecil, seperti Anda bisa lihat," ucap Deckwerth. "Itulah mengapa Terminal D yang besar di Tegel sedang dipersiapkan untuk menjadi lokasi (tes Corona) yang lebih besar," imbuhnya.

Peningkatan jumlah kasus Corona di wilayah Eropa telah memupuskan harapan maskapai-maskapai penerbangan dan tujuan wisata, seperti Spanyol, untuk pemulihan aktivitas pariwisata setelah lockdown berbulan-bulan.

Bandara-bandara internasional, termasuk Frankfurt yang merupakan bandara tersibuk di Jerman, telah menawarkan tes Corona dalam beberapa pekan terakhir. Namun kini persiapan dilakukan di berbagai bandara di wilayah Jerman untuk memeriksa penumpang yang datang dari negara-negara yang dianggap berisiko tinggi untuk penularan Corona. Pelaksanaan tes Corona massal di bandara-bandara Jerman akan resmi dimulai pekan depan.

Pada Selasa (28/7) waktu setempat, pejabat kesehatan terkemuka Jerman menegur warga yang tidak disiplin mematuhi aturan social distancing dan tidak memakai masker, untuk bisa memperlambat penyebaran virus Corona yang hingga kini belum ada vaksinnya.

Jumlah tambahan kasus harian di Jerman naik dua kali lipat pada Selasa (28/7) waktu setempat dengan 633 kasus dalam sehari, dan bertambah lagi pada Rabu (29/7) dengan 684 kasus dalam sehari. Sejauh ini, total 208 ribu kasus Corona tercatat di Jerman, dengan lebih dari 9.100 kematian.

Menteri Penelitian Jerman, Anja Karliczek, memperingatkan pada Rabu (29/7) waktu setempat, agar publik tidak berharap vaksin Corona bisa dikerahkan dalam skala besar sebelum pertengahan tahun depan.

Tonton video 'Menentang Lockdown, Ribuan Warga Berkumpul di Lapangan':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)