Kasus Corona Muncul Lagi, Vietnam Setop Penerbangan Rute Danang

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 11:06 WIB
Ilustrasi pesawat
Ilustrasi (iStock)
Hanoi -

Otoritas Vietnam menghentikan sementara seluruh penerbangan dari dan ke Danang setelah sedikitnya 14 kasus virus Corona (COVID-19) terdeteksi di kota yang dikenal sebagai tujuan wisatawan domestik. Kemunculan kasus baru Corona di kota Danang itu menjadi yang pertama di negara ini sejak April lalu.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (28/7/2020), Vietnam kembali dalam kondisi waspada tinggi setelah mengonfirmasi kemunculan sejumlah kasus Corona di Danang sejak akhir pekan. Sedikitnya tiga kasus Corona tercatat di dalam dan sekitar wilayah Danang sepanjang Minggu (26/7) waktu setempat.

Sebanyak 11 kasus Corona lainnya yang terkait dengan sebuah rumah sakit di Danang, dilaporkan muncul pada Senin (27/7) malam waktu setempat. Dengan demikian, sudah 14 kasus Corona yang terdeteksi di Danang sejak akhir pekan lalu.

Sebagai pencegahan, otoritas Vietnam menghentikan sementara seluruh penerbangan dari dan ke Danang selama 15 hari, mulai Selasa (28/7) waktu setempat. Seluruh layanan kereta api dari dan ke Danang juga ditangguhkan.

Otoritas kota Danang menerapkan kembali langkah social distancing sejak akhir pekan, saat pemerintah melaporkan kemunculan kasus-kasus penularan domestik pertama selama lebih dari tiga bulan terakhir.

Berkat langkah karantina ketat dan program pemeriksaan yang agresif juga meluas, Vietnam berhasil menjaga total kasus Corona di wilayahnya tetap rendah. Sejauh ini, total 431 kasus Corona terkonfirmasi di wilayah Vietnam, dengan nol kematian.

Vietnam masih menutup diri dari turis-turis asing, namun terjadi kenaikan jumlah pelancong domestik yang memanfaatkan diskon tiket penerbangan dan paket liburan ke resort lokal.

Pada Senin (27/7) waktu setempat, pemerintah Vietnam mengumumkan rencana evakuasi terhadap 80 ribu orang dari wilayah Danang usai terdeteksi kasus-kasus Corona. Pemerintah Vietnam juga meminta Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) untuk mengizinkan maskapai-maskapai domestik meningkatkan jumlah penerbangan dari Danang menuju 11 kota-kota lainnya di Vietnam untuk membantu upaya evakuasi itu.

Pemerintah Vietnam menyatakan proses evakuasi dari kota Danang itu akan memakan waktu 4 hari. Tidak diketahui secara jelas sejauh apa maskapai-maskapai itu dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dari Danang, mengingat adanya pengumuman penangguhan penerbangan dari kota tersebut.

(nvc/ita)