Kim Jong-Un Marah-marah ke Pejabat Korut Soal Pembangunan RS

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 13:31 WIB
In this undated photo provided on Monday, July 20, 2020 by the North Korean government, North Korean leader Kim Jong Un, center, visits a construction site of a hospital in Pyongyang, North Korea. Independent journalists were not given access to cover the event depicted in this image distributed by the North Korean government. The content of this image is as provided and cannot be independently verified. Korean language watermark on image as provided by source reads:
Kim Jong-Un saat mengunjungi proyek pembangunan RS di Pyongyang (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Pyongyang -

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un marah-marah ke sejumlah pejabat terkait proyek pembangunan rumah sakit (RS). Hal ini disebut mengindikasikan bahwa Korut berjuang mengamankan pasokan di tengah sanksi Amerika Serikat (AS) dan lockdown virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir Associated Press, Senin (20/7/2020), laporan kantor berita Korut, Korean Central News Agency (KCNA), menyebut insiden itu terjadi saat Kim Jong-Un mengunjungi sebuah proyek pembangunan di Pyongyang. Kim Jong-Un dilaporkan marah karena masalah yang tidak disebut lebih lanjut.

Dilaporkan KCNA bahwa dalam kunjungan itu, Kim Jong-Un menyesalkan bahwa proyek ambisiusnya dalam membangun RS baru dilakukan 'dalam cara yang ceroboh' dan tanpa anggaran yang pantas.

KCNA juga menyebut bahwa Kim Jong-Un memerintahkan agar semua pejabat yang bertanggung jawab dalam proyek itu agar segera diganti.

Laporan KCNA menyebut Kim Jong-Un menuduh para manajer konstruksi melakukan 'penyimpangan serius' dari kebijakan Partai Buruh Korea yang berkuasa di Korut. Penyimpangan itu disebut terjadi terkait pasokan material dan peralatan dengan 'membebani rakyat dengan cara mendorong segala bentuk bantuan', yang mengindikasikan banyaknya komplain dari orang-orang yang dikerahkan untuk proyek pembangunan itu.

KCNA tidak menyebut lebih lanjut soal kapan Kim Jong-Un mengunjungi proyek pembangunan itu dan tidak menyebut apakah Kim Jong-Un memberikan komentar soal kebuntuan diplomasi nuklir dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Saat mengumumkan rencana pembangunan RS pada Maret lalu, Kim Jong-Un menyampaikan pengakuan langka bahwa negaranya tidak memiliki fasilitas medis modern dan menyerukan peningkatan segera dalam sistem layanan kesehatan Korut.

Namun Korut belum secara langsung mengaitkan proyek pembangunan RS dengan pandemi Corona. Korut bersikeras mengklaim bahwa tidak ada satupun kasus Corona di wilayahnya -- klaim yang diragukan oleh banyak pakar luar negeri.

Tonton video 'Kim Jong-un Ngamuk Gegara Pembangunan Rumah Sakit':

(nvc/ita)