Rusia Akan Produksi Massal 30 Juta Dosis Vaksin Corona Eksperimental

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 17:32 WIB
Wabah virus corona telah ditetapkan oleh WHO sebagai darurat global. Para ilmuwan di berbagai negara di dunia berlomba-lomba mengembangkan vaksin dari virus itu
Ilustrasi (AP Photo)
Moskow -

Otoritas Rusia berencana melakukan produksi massal 30 juta dosis vaksin virus Corona (COVID-19) eksperimental yang baru saja dinyatakan aman untuk digunakan setelah uji coba klinis selesai digelar. Vaksin eksperimental ini akan diproduksi massal secara domestik pada tahun ini.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (16/7/2020), rencana produksi massal vaksin Corona eksperimental itu diungkapkan oleh Kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) Kirill Dmitriev dalam wawancara dengan Reuters.

Dalam pernyataannya, Dmitriev juga menyebut bahwa otoritas Rusia memiliki potensi untuk memproduksi lebih lanjut sebanyak 170 juta dosis vaksin Corona eksperimental di luar negeri.

Diketahui bahwa uji coba pertama vaksin eksperimental ini terhadap manusia telah berakhir pekan ini. Uji coba klinis itu digelar oleh peneliti Rusia selama sebulan, terhadap 38 orang sebagai relawan. Para peneliti Rusia pun telah menyimpulkan bahwa vaksin eksperimental itu aman untuk digunakan dan mampu menginduksi respons imun, meskipun kekuatan dari respons itu masih belum jelas.

Lebih lanjut, Dmitriev menyebut bahwa uji coba fase 3 yang lebih besar, dengan melibatkan ribuan orang, diharapkan akan dimulai pada Agustus mendatang.

"Kami meyakini bahwa berdasarkan hasil terkini, vaksin itu akan disetujui di Rusia pada Agustus dan di beberapa negara pada September... menjadikannya sebagai vaksin pertama yang mungkin disetujui di dunia," ucap Dmitriev dalam wawancara dengan Reuters.

Disebutkan Dmitriev bahwa uji coba klinis fase 3 itu akan digelar di Rusia dan di dunia negara Timur Tengah. Uji coba fase 3 itu akan dimulai setelah uji coba fase 2 yang lebih kecil terhadap 100 orang selesai digelar pada 3 Agustus.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut lebih dari 100 potensi vaksin Corona kini tengah dikembangkan dan diuji coba di berbagai negara. Setidaknya ada dua vaksin yang sedang menjalani uji coba manusia fase 3 akhir, dengan satu vaksin dikembangkan di China dan satu lagi di Inggris.

(nvc/ita)