Filipina Kerahkan Polisi untuk Paksa Pengidap Corona Dikarantina

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 00:50 WIB
Ilustrasi Bendera Filipina
Foto: Internet
Jakarta -

Pemerintah Filipina mengerahkan polisi untuk memastikan bahwa orang yang positif virus Corona (COVID-19), yang tidak bisa isolasi mandiri di rumah, dipindah ke tempat karantina milik pemerintah. Kebijakan itu mendapat protes dari pegiat hak asasi manusia (HAM).

Dilansir dari AFP, Rabu (15/7/2020), langkah ini dilakukan saat pemerintah meningkatkan upaya untuk memperlambat penyebaran penyakit dengan meningkatkan pengujian, menerapkan kembali karantina wilayah, dan membangun puluhan pusat karantina untuk mengisolasi pasien dengan gejala ringan.

Jika ada penolakan, polisi menemani petugas kesehatan ke rumah-rumah orang yang dites. Saat dinyatakan positif, maka mereka membawanya ke fasilitas pemerintah jika rumah mereka dianggap tidak memadai untuk isolasi mandiri.

"Kami lebih suka bahwa asimptomatik dan kasus-kasus ringan secara sukarela menyerah dan mengurung diri mereka di pusat-pusat isolasi," kata juru bicara Presiden Rodrigo Duterte, Harry Roque.

Selanjutnya
Halaman
1 2