Filipina-Vietnam Kecam Keras Latihan Militer China di Laut China Selatan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 10:30 WIB
Foto pulau buatan di Laut China Selatan
Ilustrasi (Reuters/Ritchie B. Tongo)
Manila -

Kecaman dan kritikan dilontarkan Filipina dan Vietnam terhadap latihan militer yang digelar China di Laut China Selatan yang menjadi sengketa. Kedua negara itu memperingatkan China bahwa tindakannya bisa memicu ketegangan di kawasan dan berdampak pada hubungannya dengan negara-negara tetangganya.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (3/7/2020), menurut pengumuman Otoritas Keselamatan Maritim Hainan, China menjadwalkan latihan militer selama lima hari mulai Rabu (1/7) waktu setempat, di dekat Kepulauan Paracel. Vietnam secara khusus diketahui memiliki klaim tumpang-tindih dengan China atas Kepulauan Paracel.

Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, menyebut latihan militer yang digelar China di perairan dekat Kepulauan Paracel itu 'sangat provokatif'. Meski Filipina tak mengklaim Kepulauan Paracel, latihan militer China di luar wilayah perairannya itu tidak bisa diterima.

"Itu sangat mengkhawatirkan, kami melihatnya dengan kekhawatiran," ucap Lorenzana dalam pernyataannya. "Melakukan itu di area-area yang menjadi sengketa kemudian itu akan, Anda tahu, memicu kekhawatiran bagi seluruh penggugat," imbuhnya.

"Itu sangat provokatif," tegas Lorenzana.

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Vietnam menyebut latihan militer di Laut China Selatan itu sebagai pelanggaran kedaulatan yang bisa merusak hubungan China dengan negara-negara Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Le Thi Thu Hang, menyatakan pihaknya telah mengirimkan nota diplomatik kepada China untuk memprotes latihan militer itu. "Itu secara serius melanggar kedaulatan Vietnam," tegas Le.

"Latihan itu semakin memperumit situasi dan merusak hubungan antara China dan ASEAN," sebutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2